AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Disparbud Jabar Akan Sanksi Tegas Objek Wisata Pelanggar Prokes

ECONOMICS
Agung Bakti/Sindonews
Senin, 17 Mei 2021 00:16 WIB
Langkah tersebut diambil setelah tim Disparbud Jabar melakukan monitoring dan evaluasi yang digelar secara serentak terhadap seluruh objek wisata hari ini.
Disparbud Jabar akan sanksi tegas objek wisata pelanggar prokes. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat menyiapkan sanksi tegas bagi pengelola objek wisata yang terbukti melanggar protokol kesehatan (prokes). 

Langkah tersebut bakal diambil setelah tim Disparbud Jabar melakukan monitoring dan evaluasi (monev) yang digelar secara serentak terhadap seluruh objek wisata di Jabar mulai hari ini, Senin (16/5/2021). 

"Hari ini secara serentak dilakukan monev ke kabupaten/kota di Jabar oleh Tim Disparbud jabar," ujar Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik di Bandung, Senin (16/5/2021). 

Dedi menjelaskan, monev dilakukan untuk memastikan kembali penerapan prokes di seluruh objek wisata di Jabar dalam rangka menekan potensi penyebaran COVID-19. Dia menegaskan, pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi tegas bagi objek wisata pelanggar prokes. 

"Apabila ada yang melanggarnya (prokes), itu akan langsung ditutup. Jangan sampai kita mengabaikan prokes," tegas Dedi. 

Meski begitu, Dedi mengatakan bahwa sanksi tegas bakal diberikan setelah melalui prosedur dan tahapan yang jelas, mulai dari inspeksi mendadak (sidak) hingga teguran baik secara lisan maupun tertulis. 

"Kalau tidak diindahkan juga ya pasti akan dilakukan penutupan. Ini semua untuk memerangi COVID-19," tegasnya lagi. 

Dia mencontohkan, penutupan sementara objek wisata telah dilakukan di Pantai Batukaras di Kabupaten Pangandaran, objek wisata Pacira (Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali) di Kabupaten Bandung, Pantai Santolo dan Rancabuaya di Kabupaten Garut, serta objek wisata Palabuanratu dan Geopark Ciletuh di Kabupaten Sukabumi karena dinilai telah melebihi kapasitas yang diperbolehkan. 

Di Kabupaten Bandung sendiri, kata Dedi, Bupati Bandung, Dadang Supriatna turut serta terjun langsung menutup sementara objek wisata Pacira. Dedi menyatakan, objek wisata bisa kembali dibuka asalkan mematuhi seluruh peraturan yang dibuat oleh pemerintah. 

"Yang penting prokes dan kapasitas (pengunjung) harus dijaga. Jangan sampai ada pergeseran dari zona kuning ke zona merah," jelasnya. 

Dedi menekankan, agar potensi penyebaran COVID-19 di objek wisata dapat ditekan, maka aturan 50 persen kapasitas harus benar-benar ditaati. Selain itu, prokes 3 M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta rapid test antigen juga menjadi keharusan.

Terkait beberapa tempat wisata di Kabupaten Bandung yang telah ditutup, akan dilakukan evaluasi dan koordinasi melalui Disparbud Jabar, Disparbud Kabupaten Bandung, Dinas Kesehatan dan sejumlah instansi terkait. 

"Jangan sampai ada klaster baru di tempat wisata. Kita akan melakukan early warning dengan mengadakan test antigen di tempat wisata, salah satunya di Kawah Putih. 3 T yakni testing, tracing, dan treatment itu langkah awal. Itu yang kami lakukan dari gugus tugas provinsi maupun kabupaten," jelasnya. 

Lebih lanjut Dedi mengatakan, pihaknya intens melakukan pemantauan ke seluruh kabupaten/kota di Jabar, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam upaya menekan potensi penularan COVID-19 di objek wisata. 

Selain itu, Dedi juga memastikan bahwa di sejumlah objek wisata telah digelar rapid tes antigen dan pemasangan masstracing QR Code seperti di Trans Snow World Kota Bekasi, Jembatan Cinta Tarumajaya Kabupaten Bekasi, Alam Wisata Kota Cimahi, Bandung Zoological Garden Kota Bandung, Pantai Santolo dan Situ Cangkuang Kabupaten Garut, Pemandian Air Panas Cikundul Kota Sukabumi, Situ Cipanten Kabupaten Majalengka, Situ Mustika Kota Banjar, Waduk Darma Kabupaten Kuningan, hingga Pantai Batukaras di Kabupaten Pangandaran. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD