PIS juga melakukan pengembangan bisnis melalui perluasan pasar non-captive dengan ekspansi rute internasional. Strategi tersebut didukung oleh keberadaan 3 kantor strategis yang mencakup aktivitas pemasaran di kawasan Asia Pacific, Timur Tengah, dan Eropa, serta diversifikasi jenis kargo.
Pada tahun 2025, sebanyak 84 kapal milik PIS telah memenuhi standar Ship Inspection Report Programme (SIRE), yang merupakan standar inspeksi kapal tanker terkait aspek keselamatan.
Sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics di lingkungan Pertamina Group, PIS melanjutkan langkah transformasi untuk menjaga keandalan operasional distribusi energi nasional serta meningkatkan daya saing armada Indonesia di tingkat global.
(Shifa Nurhaliza Putri)