AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

Ditanya Soal Progress Investasi Tesla di RI, Ini Jawaban Bahlil

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Jum'at, 17 September 2021 17:28 WIB
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan belum ada kepastian terkait investasi dari Tesla.
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan belum ada kepastian terkait investasi dari Tesla. (Foto: MNC Media)

IDXChannel -Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia mengatakan belum ada kepastian terkait investasi dari Tesla. Dirinya mengaku pihaknya menyerahkan kepada Menko marves dan saat ini tengah fokus terhadap  investasi tengah fokus untuk melakukan pengembangan  proses investasi dan hilirisasi dengan membuat pabrik atau industri khususnya di bidang investasi baterai.

"Terkait Investasti dengan Tesla, ini belum ada bahasan lagi  kebetulan dihandle langsung oleh tim yang ada di Kemenko Marves, mungkin lebih detailnya mereka yang ini, kami juga tahu tapi tidak up to date, di Kemenko yang lebih tahu kekinian," kata Bahlil melalui keterangan virtual, Jumat (17/9/2021) 

Sebelumnya, perkembangan rencana investasi dengan Tesla di Indonesia. Dia mengatakan pemerintah masih melakukan negoisasi dengan produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

"Harus ada perpaduan pengusaha besar, kecil, dan UMKM. Asing dan pengusaha nasional. Presiden menginstruksikan harus mengurus pengusaha semuanya," tegas Bahlil.

Di samping itu, Bahlil  mengaku ingin mewujudkan investasi yang berkualitas, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja dan Investasi juga harus merata di Jawa dan luar Jawa. 

"Harapan Indonesia untuk ikut ambil bagian dalam persaingan kendaraan listrik akhirnya terwujud. Indonesia kini akan memiliki pabrik baterai kendraan listrik atau electric vehicle,”tandasnya. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD