sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

DLH Sebut Kualitas Udara di Surabaya Mulai Membaik 

Economics editor Aan Haryono
24/06/2022 19:20 WIB
IKU di Kota Surabaya, Jawa Timur pada rentang Januari - Mei 2022 berada pada angka 87,0874 atau dalam klasifikasi baik (70 ≤ x < 90).
DLH Sebut Kualitas Udara di Surabaya Mulai Membaik
DLH Sebut Kualitas Udara di Surabaya Mulai Membaik

Sedangkan Passive Sampler, katanya, parameternya merujuk pada NOx dan SO2 dengan lokasi pantau SIER (Industri), Kebun Bibit (Permukiman), Jemur Ngawinan (Transportasi), dan Menanggal (Perkantoran) yang dapat dipindah sesuai kebutuhan). "Sampel dari hasil pemantauan  pada kedua alat tersebut dilakukan analisa terlebih dahulu di lab," ucapnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan DLH selama tahun 2017 hingga 2021, IKU di Kota Surabaya rerata nilainya sekitar 90 atau dalam klasifikasi sangat baik. "Nilai IKU kabupaten/kota merupakan hasil rata-rata dari seluruh lokasi pemantauan udara pada wilayah administrasi," kata Agus Hebi.

Selain IKU yang masuk dalam klasifikasi Sangat Baik, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Pahlawan juga mengalami peningkatan jumlah hari baik. Data kumulatif DLH mencatat, ISPU Surabaya pada tahun 2021 untuk kategori udara Baik berada di angka 218. Lalu dalam kategori Sedang di angka 146 dan Tidak Sehat di angka 1. Artinya, selama kurun satu tahun, kualitas udara di Surabaya Baik.

Hebi menyatakan, pada  2021, Surabaya dapat meraih penghargaan ASEAN Environtmentally Sustainable City (ESC) kategori Udara Terbersih Kota Besar. Lewat penghargaan itu, Surabaya diakui sebagai kota yang memiliki udara terbersih se-ASEAN atau Asia Tenggara.

"Kita mendapatkan penghargaan udara terbersih dari Asean, karena Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terus bertambah dan kondisi udara semakin baik," ungkapnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement