Anggaran Rp809 triliun ini mencakup program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 62 triliun, THR ASN dan TNI/Polri Rp55 triliun, berbagai paket stimulus, serta belanja modal yang mendorong konsumsi dan investasi. Purbaya menekankan kebijakan fiskal tahun ini dirancang ekspansif namun tetap prudent. Defisit anggaran dijaga di kisaran 2,9-3 persen dari PDB.
"Jadi kita sedikit mengorbankan fiskal dalam sisi defisit dari 2,5 persen sekian ke arah 2,9 persen. Itu adalah program counter-cyclical yang kita kerjakan untuk membalik ekonomi dari yang turun, sekarang jadi mulai naik. Tapi itu kita lakukan tanpa mengorbankan kehati-hatian fiskal," ujar Purbaya.
(Rahmat Fiansyah)