AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Dorong Gernas BBI, Wishnutama Ungkap UMKM Butuh Strategi Marketing Jitu

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Rabu, 06 Oktober 2021 16:32 WIB
Wishnutama ungkap untuk sukseskan gerakan Bangga Buatan Indonesia, UMKM membutuhkan strategi marketing.
Dorong Gernas BBI, Wishnutama Ungkap UMKM Butuh Strategi Marketing Jitu(Dok.MNC Media)
Dorong Gernas BBI, Wishnutama Ungkap UMKM Butuh Strategi Marketing Jitu(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Komisaris Utama Telkomsel, Wishnutama mengatakan, gerakan Bangga Buatan Indonesia yang di inisisasi oleh dirinya yang dilanjutkan pemerintah dinilai belum cukup untuk mengembangkan UMKM.

Menurutnya, gerakan bangga buatan Indonesia adalah untuk mendorong, pelaku-pelaku usaha yang non digital untuk on boarding ke digital, untuk transform ke digital. Sampai saat ini program itu masih berjalan dan total sudah 15 juta yang on boarding.

Namun gerakan tersebut memiliki tantangan yang lebih kompleks untuk menghadapi pasar digital dan perkembangan tekhnologi yang masif ditengah pandemi covid 19.

Gerakan tersebut hanya akan menjadi slogan jika tidak ada pendampingan lebih lanjut oleh pemerintah. Menurutnya, untuk mewujudkan UMKM go digital perlu pendampingan lebih lanjut terkait pengelolaan bahan baku, sampai pendistribusiannya.

"Tapi yang menjadi tantangan berikutnya adalah, bukan sekedar transform, dia harus ngerti digital marketing, dia juga harus mengerti hal-hal yang terkait dengan digital, termasuk finance dan seterusnya, itu juga harus dibantu," ujar Wishnutama, pada workshop yang dilakukan secara daring, Selasa (5/10/2021).

Wishnutama justru mengkhawatirkan ketika UMKM yang sudah beralih ke digital tetapi usahanya tidak menunjukan hasil yang lebih. Untuk itu menurutnya para pelaku UMKM ini perlu dibekali dengan skill marketing, membuat bikin konten supaya menarik untuk dipasarkan di sosial media.

"Banyak upaya yang harus dilakukan, bukan sekedar pindah ke digital, itu PR yang tidak sederhana juga, karena banyak yang sudah transform ke digital juga tetap tidak laku-laku juga, itu kan menjadi masalah baru," lanjutnya.

Dalam kesempatannya Wishnutama juga menyampaikan bahwa di era digital ini yang akselerasinya begitu tinggi, seseorang harus selalu berpikiran terbuka terhadap segala sesuatu perkembangan yang terjadi.

"Semakin kita menutup diri, semakin selesai kita, kita harus membuka pikiran kita bahkan hati kita, terhadap hal-hal yang baru, agar kita juga bisa melakukan adaptasi terhadap hal-hal baru," tuturnya

"Jangan melakukan hal yang sama, orang lain sudah melakukan hal ini, jangan kita lakukan lagi, kalau melakukan hal yang sama dengan orang lain, hasilnya ya kurang lebih sama dengan dia," pungkasnya.
 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD