AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Dorong Percepatan Pemulihan Penerbangan, AP II Tetapkan Lima Skema Insentif bagi Maskapai 

ECONOMICS
Heri Purnomo
Jum'at, 05 Agustus 2022 22:00 WIB
AP II mengklaim telah menetapkan lima skema insentif bagi maskapai guna mendorong percepatan pemulihan penerbangan. 
AP II mengklaim telah menetapkan lima skema insentif bagi maskapai guna mendorong percepatan pemulihan penerbangan. 
AP II mengklaim telah menetapkan lima skema insentif bagi maskapai guna mendorong percepatan pemulihan penerbangan. 

IDXChannel - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mengklaim telah menetapkan lima skema insentif bagi maskapai guna mendorong percepatan pemulihan penerbangan

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan pemberian insentif tersebut dilakukan setelah apanya pemberian insentif oleh Kementerian Perhubungan dalam menetapkan kebijakan pengenaan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp0,- atau 0 persen untuk Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) yang berlaku di Unit Penyelenggara Bandara Udara melalui Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor PR 14 Tahun 2022.

Dirinya juga mengatakan, pemberian insentif tersebut merupakan program kolaborasi dengan stakeholder guna menggeliatkan penerbangan nasional. 

"AP II sebagai operator bandara mengedepankan kolaborasi dengan para stakeholder dalam mendorong dan mengakselerasi pemulihan penerbangan nasional,” ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis, Jumat (5/8/2022). 

Sementara itu, VP of Corporate Communications AP II Akbar Putra Mardhika menuturkan skema insentif secara detail termasuk prosedur cashback dan prosedur lainnya dibahas secara langsung antara AP II dan maskapai. 

“Kami berharap insentif ini dapat bermanfaat bagi maskapai dan turut mendukung pemulihan penerbangan. Masa berlaku insentif sejalan dengan evaluasi yang diberlakukan secara berkala,” ujar Akbar Putra Mardhika. 

Adapun lima skema insentif jasa kebandarudaraan bagi maskapai, yaitu:

1. New Route Incentive (penerbangan dalam negeri, luar negeri dan kargo)
Insentif berupa 100 persen cashback untuk jasa pendaratan (landing charges) diberikan di bandara-bandara yang dikelola AP II, kecuali Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kertajati, bagi maskapai yang membuka rute baru yang belum pernah diterbangi secara berjadwal dalam kurun waktu 6 bulan. 

2. New Airlines Entrance Incentive (penerbangan luar negeri dan kargo)
Insentif berupa 100 persen cashback untuk jasa pendaratan (landing charges) diberikan di bandara-bandara yang dikelola AP II, kecuali Bandara Kertajati, bagi maskapai nasional dan asing yang belum beroperasi secara berjadwal di salah satu bandara AP II dalam kurun waktu 6 bulan. 

3. Red Eye Incentive (penerbangan dalam negeri, luar negeri dan kargo)
Insentif berupa 100% cashback untuk jasa pendaratan (landing charges) dan jasa parkir pesawat (parking charges) khusus di Bandara Soekarno-Hatta, bagi maskapai yang membuka destinasi baru, rute baru dan penambahan frekwensi pada pukul 24.00 - 04.00 local time.

4. Unschedule flight incentive (penerbangan tidak berjadwal dalam negeri dan luar negeri)
Insentif berupa 100 persen cashback untuk jasa pendaratan (landing charges) di bandara-bandara AP II kecuali Bandara Kertajati, untuk penerbangan tidak berjadwal yang diinisiasi oleh AP II atau pemerintah pusat/pemerintah daerah, sebagai contoh untuk mendukung program pariwisata. 

5. Supporting facilities incentive (penerbangan dalam negeri, luar negeri dan kargo)
Insentif diberikan oleh masing-masing bandara AP II untuk mendukung kegiatan inaugural flight, sesuai fasilitas dan kemampuan masing-masing bandara. Sebagai  contoh, kegiatan inaugural flight dapat berupa prosesi water salute dan sebagainya.
 
Untuk diketahui, saat ini bandara AP II yang dibuka untuk melayani penerbangan komersial adalah Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Kualanamu (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkal Pinang), Silangit (Tapanuli Utara), Kertajati (Majalengka), Banyuwangi (Banyuwangi), Tjilik Riwut (Palangkaraya), Radin Inten II (Lampung), H.A.S Hanandjoeddin (Tanjung Pandan), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), dan Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga).

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD