AALI
8050
ABBA
590
ABDA
6950
ABMM
1280
ACES
1310
ACST
260
ACST-R
0
ADES
2370
ADHI
685
ADMF
7650
ADMG
216
ADRO
1375
AGAR
398
AGII
1740
AGRO
2530
AGRO-R
0
AGRS
262
AHAP
57
AIMS
430
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
660
AKRA
3490
AKSI
418
ALDO
625
ALKA
228
ALMI
254
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
439.18
0.23%
+1.00
IHSG
6072.93
0.05%
+2.90
LQ45
825.33
0.28%
+2.28
HSI
26125.00
0.63%
+163.97
N225
27742.28
1.68%
+458.69
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
841,965 / gram

Dukung Sektor Pariwisata, BSI Gandeng Kemenparekraf Kembangkan UMKM

ECONOMICS
Hafid Fuad/Koran Sindo
Kamis, 06 Mei 2021 07:05 WIB
BSI selama ini turut membantu agar semakin banyak pelaku UMKM yang naik kelas melalui penyediaan produk serta layanan-layanan keuangan syariah bagi mereka.
Dukung Sektor Pariwisata, BSI Gandeng Kemenparekraf Kembangkan UMKM (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) terus mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar naik kelas.  

Kali ini, BSI menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf). 

Penandatanganan MoU antara BSI dan Kemenparekraf untuk pemanfaatan jasa dan produk perbankan syariah demi pengembangan UMKM, dilakukan dalam rangkaian kegiatan Celebration Day Modest Fashion Founders Fund (MFFF) 2021, Rabu (5/5). 

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, dukungan terhadap sektor UMKM akan terus dihadirkan oleh perusahaan. BSI selama ini turut membantu agar semakin banyak pelaku UMKM yang naik kelas melalui penyediaan produk serta layanan-layanan keuangan syariah bagi mereka. 

“Dalam mendorong UMKM untuk berkembang dan naik kelas, Bank Syariah Indonesia tidak hanya memberikan dukungan finansial, namun juga pendampingan bagi pelaku usaha di antaranya melalui penyediaan Pusat Pelatihan & Pendampingan UMKM, penyelenggaraan pelatihan pemasaran produk UMKM, dan pembangunan sentra UMKM di daerah. Dengan UMKM naik kelas, diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional,” ujar Hery di Jakarta (5/5/2021). 

Penandatanganan MoU dengan Kemenparekraf menjadi bukti komitmen BSI untuk terus mendorong pengembangan UMKM, dan menjadi lembaga keuangan syariah yang bisa diandalkan sebagai mitra pemberdayaan pelaku usaha. 

Langkah ini juga menunjukkan bahwa kehadiran BSI di Indonesia tak hanya untuk kepentingan kelompok tertentu, namun bersifat inklusif serta universal. 

Dengan adanya nota kesepahaman ini, BSI dan Kemenparekraf telah memiliki landasan untuk bekerjasama mengembangkan UMKM serta memanfaatkan produk & jasa layanan perbankan syariah bagi sektor pariwisata serta ekonomi kreatif. MoU ini bertujuan untuk mensinergikan pelaksanaan tugas serta wewenang BSI dan Kemenparekraf dalam rangka tersebut. 

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata & Ekraf Sandiaga S. Uno menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kesediaan BSI menjadi partner strategis Kemenparekraf termasuk dalam penyelenggaraan program Modest Fashion Founders Fund 2021. 

Dia menyebut kerjasama ini adalah bukti kongkrit adanya kolaborasi antar lembaga untuk membantu pelaku UMKM agar kembali menggeliat dan bangkit berproduksi. 

“Ini adalah salah satu langkah mencapai tujuan Indonesia menjadi produsen halal terbesar dunia pada 2024. Kami insyaAllah secara konsisten akan mengadakan kegiatan Modest Fashion Founders Fund yang sudah kami mulai sejak tahun 2019,” ujarnya.  

Dia berharap fasilitas-fasilitas yang disediakan pemerintah dan lembaga diharapkan akan memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia, termasuk UMKM modest fashion. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD