"Nah otomatis pada bulan Januari dan tahun Februari di 2026 ini juga ini masih ada efek balikannya, efek dampak," imbuhnya.
Ateng meyakinkan masyarakat dan pelaku pasar agar tidak terkejut dengan angka inflasi yang secara tahunan tercatat 3,55 persen. Dia memprediksi tekanan inflasi dari sektor energi ini akan melandai dan kembali ke level normal mulai bulan Maret atau April mendatang, asalkan tidak ada kebijakan baru dari pemerintah.
"Jadi kalau low base effect ini kan hanya efek sesaat, disebabkan tadi ya penurunan kemudian akan sesaat naik nantinya akan menurunkan kembali. Jadi nanti pada bulan Maret ataupun April jangan terkejut pada saat nanti inflasinya kita akan kembali ke normal," katanya.
(Rahmat Fiansyah)