Ketiga, Naja menilai stimulus ekonomi perlu digencarkan, dan pemangkasan birokrasi berbelit bisa memberikan ruang bagi pelaku UMKM tumbuh dan berkembang. Sehingga, peran UMKM bisa menjadi bantalan perekonomian nasional.
"Kita perkuat ekonomi domestik. Ingat dalam setiap krisis ada peluang untuk bangkit dan berkembang," ujar dia.
Keempat, pembatalan perjanjian dagang (agreement on reciprocal trade/ART) Indonesia-AS. Menurutnya, hal ini bisa melalui jalur pengajuan resmi dari pemerintah RI ke AS dengan alasan putusan Mahkamah Agung AS pada 20 Februari 2020, yang membatalkan kebijakan tarif Trump.
"Pemberlakuan ART akan sangat memberatkan fiskal RI yang juga mesti mengatasi lonjakan harga minyak global," ujarnya.
(Dhera Arizona)