AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Ekonomi Lambat, Penjualan Ritel di Inggris Merosot Lima Kali Berturut-turut

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Jum'at, 22 Oktober 2021 14:57 WIB
Data penjualan ritel di Inggris mengalami penurunan 0,2% pada September 2021, menyusul pelemahan sebesar 0,6% yang terjadi pada Agustus 2021
Ekonomi Lambat, Penjualan Ritel di Inggris Merosot Lima Kali Berturut-turut (FOTO:MNC Media)
Ekonomi Lambat, Penjualan Ritel di Inggris Merosot Lima Kali Berturut-turut (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Badan Statistik Nasional Inggris (ONS) melaporkan data penjualan ritel di Inggris mengalami penurunan 0,2% pada September 2021, menyusul pelemahan sebesar 0,6% yang terjadi pada Agustus 2021 

Penurunan ini merupakan kelima kalinya berturut turut, artinya menunjukkan adanya perlambatan pemulihan ekonomi negara tersebut atas pandemi Covid-19. 

Sektor non-makanan menjadi yang paling terpukul atas penurunan ini. Konsumen diketahui lebih sedikit melakukan pembelian untuk keperluan barang rumah tangga dan furnitur secara langsung. 

"Barang-barang keperluan rumah tangga adalah pendorong utama adanya penurunan bulan ini, mendekati hampir 10%, sedangkan penjualan makanan justru naik kembali setelah sempat turun pada bulan lalu," kata Direktur Statistik ONS, Darren Morgan, dilansir BBC, Jumat (22/10/2021). 

Sebaliknya, proposri penjualan online justru naik 28,1% pada September, melonjak dari bulan Agustus yang mencapai 27,9%. Sedangkan penjualan bahan bakar naik 2,9%, didorong oleh lonjakan permintaan. 

Darren mencatat bahwa penjualan bahan bakar melonjak tinggi melebihi tingkat sebelum pandemi dalam beberapa pekan terakhir, setelah Inggris sempat dihantam krisis pasokan bensin. 

Ada kekhawatiran penjualan ritel bakal ambles lebih dalam jelang musim liburan Natal dan Tahun Baru. "Demi pemulihan ekonomi di Inggris, semoga penjualan ritel bisa bangkit kembali saat musim perayaan," kata Kepala Eksekutif Konsorsium Ritel Inggris, Helen Dickinson.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD