IDXChannel - Momentum Ramadan hingga Lebaran 2026 dinilai membuka peluang taktis bagi saham sektor konsumsi (consumer goods) dan ritel. Namun, analis mengingatkan, sentimen musiman tak otomatis menjamin reli menyeluruh di pasar.
BRI Danareksa Sekuritas mencatat, pada Jumat (20/2/2026), secara historis sektor consumer cenderung mencatatkan kinerja lebih positif selama periode Ramadan.
Meski demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak selalu mengalami “Ramadan rally”.
Dari data 10 tahun terakhir, ketika Ramadan jatuh pada Februari-Maret, performa Maret umumnya lebih kuat dibanding Februari, seiring puncak belanja yang mendekati Idulfitri.
Tahun ini, tantangannya berbeda. BRI Danareksa menyoroti daya beli yang belum sepenuhnya pulih dan sempat terjadinya deflasi, sehingga kenaikan konsumsi berpotensi lebih moderat dibanding pola musiman sebelumnya.