IDXChannel - Harga emas dunia naik lebih dari 2 persen pada Jumat (20/2/2026) lalu, didorong data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan.
Sementara investor mencerna pengumuman Presiden AS Donald Trump soal tarif global baru setelah putusan Mahkamah Agung (MA) AS terkait kebijakan tarif.
Emas spot melesat 2,24 persen menjadi USD5.108,25 per troy ons. Dalam sepekan, harga logam mulia ini naik 1,30 persen.
“Sulit membayangkan presiden begitu saja mengakhiri langkahnya; ia akan mencoba memberlakukan kembali tarif melalui dasar hukum lain yang dapat memicu volatilitas,” ujar trader logam independen, Tai Wong, dikutip dari Reuters.
Wong menambahkan, ketidakpastian jangka menengah tidak akan menghalangi pelaku pasar yang bullish terhadap emas.