Pada April, Presiden Vladimir Putin mengatakan alasan tersebut tidak cukup untuk menjelaskan mengapa perekonomian berkinerja lebih buruk dari yang diharapkan pada awal tahun ini. Dia menyerukan langkah-langkah mendesak untuk menghidupkan kembali pertumbuhan.
Penurunan ini terjadi ketika Bank Sentral secara bertahap memangkas suku bunga acuannya dari level tertinggi dalam dua dekade. Biaya pinjaman yang sangat tinggi selama dua tahun terakhir telah menghambat aktivitas manufaktur dan investasi bisnis. (Wahyu Dwi Anggoro)