Sektor industri pengolahan menjadi pendorong utama atas meningkatnya kinerja ekspor nonmigas periode Januari 2026 yang naik 8,19 persen (yoy) dengan andil sebesar 6,54 persen.
Ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar yaitu minyak kelapa sawit, nikel, besi dan baja, serta semikonduktor dan komponen elektronik lainnya, ekspor kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Sementara itu, pertanian turun 20,36 persen dan pertambangan turun 14,59 persen.
Jika dilihat menurut negara dan kawasan tujuan utama ekspor, nilai ekspor non migas ke China tercatat USD5,27 miliar pada Januari 2026, disusul Amerika Serikat USD52,51 miliar dan India sebesar USD1,52 miliar.
(NIA DEVIYANA)