AALI
8025
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1280
ACES
1305
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2400
ADHI
680
ADMF
7675
ADMG
214
ADRO
1360
AGAR
398
AGII
1770
AGRO
2460
AGRO-R
0
AGRS
260
AHAP
59
AIMS
438
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
640
AKRA
3540
AKSI
420
ALDO
625
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.49
0.07%
+0.30
IHSG
6063.72
-0.1%
-6.32
LQ45
823.83
0.1%
+0.79
HSI
25956.22
-0.02%
-4.81
N225
27761.68
1.75%
+478.09
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
844,281 / gram

Enam Alasan Mobil Modifikasi Cenderung Sulit Dijual

ECONOMICS
Bertold Ananda
Selasa, 22 Juni 2021 17:38 WIB
Modifikasi yang dilakukan memiliki resiko karena membuat mobil sulit untuk di jual kembali di kemudian hari.
Modifikasi yang dilakukan memiliki resiko karena membuat mobil sulit untuk di jual kembali di kemudian hari. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sebagian pengguna kendaraan bermobil senang melakukan modifikasi mobil khususnya Anak muda. Biasanya, modifikasi  dilakukan untuk mempercantik tampilan kendaraan.

Ubahan yang dilakukan seperti mengganti velg dan mengubah kaki-kaki menjadi ceper, ganti knalpot racing, hingga menambah perangkat kosmetik audio.

Namun tahukah Anda bahwa ubahan yang Anda lakukan memiliki resiko sulit untuk di jual kembali di kemudian hari. Pertimbangkan dahulu sebelum melakukan modifikasi, apalagi mengubah bentuk mobil dengan mengikuti aliran modifikasi yang ekstrim.

Dilansir dari Toyota Astra, berikut penyebab mobil modifikasi sulit di jual:

1. Garansi Hilang

Umumnya membeli sebuah mobil baru pastinya akan mendapat garansi dari pabrikan. Jika pada masa garansi Anda memodifikasi kendaraan Anda, maka bisanya jaminan perlindunga berupa garansi yang diberikan akan hangus. Hal itu disebabkan banyak dealer atau ATPM yang tidak suka bila produknya di ganti dan di acak-acak tidak memenuhi standar orisinil.

2. Berpotensi Rusak dan Tidak Nyaman

Melakukan modifikasi tentu terdapat ubahan pada bagian sektor. Ubahan tersebut tidak memenuhi standar pabrikan, sehingga memiliki potensi untuk berkuranganya kenyamanan dalam berkendara.

Contohnya seperti melalukan pergantian velg mobil yang lebih besar pastinya akan mengurangi kenyamanan dalam berkendara. Karena velg mobil yang besar membuat kerja shockbreaker semakin keras dan cepat mengalami keausan hingga kerusakan.

3. Sepi Peminat

Penyebab susah di jual karena peminat modifikasi sifatnya terbatas. Sementara masyarakat lebih tertarik dengan mobil yang kondisinya orisinil dari pabrik. Jika ingin memodifikasi pastikan part orisinil Anda di simpan, sehingga ketika ingin dijual, mobil bisa dikembalikan tampilan orisinilnya.


4. Harga Sesuai Pasaran Versi Orisinil

Sesuai hukum pasar yang berlaku bahwa mobil modifikasi yang dijual tidak akan menambah harga jual yang tinggi. Apalagi jika Anda menjual kepada pihak showroom, maka ia akan mematok harga sesuai dengan mobil orisinil awalnya.

5. Orisinil Lebih Dihargai

Nyatanya saat ini mobil yang terjaga orisinil menandakan bahwa pemiliknya apik dalam merawat kendaraan. Maka dari itu mobil kondisi orisinil lebih menarik calon pembeli mobil. Hal ini disebabkan bahwa mobil orisinil yang dipilih dalam kondisi baik dan siap pakai.

6. Potensi Asuransi Gugur

Melakukan ubahan atau modifikasi tidak hanya menghanguskan garansi mobil saja tapi juga  berpotensi menggugurkan klaim asuransi mobil AndaApalagi modifikasi yang dilakukan mengubah fungsi dasar part-part atau komponen yang tidak sesuai dengan pabrikan.  Pastinya kendaraan berkurang kenyamanan dan keamananya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD