AALI
9900
ABBA
412
ABDA
0
ABMM
1505
ACES
1280
ACST
240
ACST-R
0
ADES
3040
ADHI
1085
ADMF
7825
ADMG
194
ADRO
1925
AGAR
336
AGII
1445
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
189
AHAP
71
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
975
AKRA
4280
AKSI
400
ALDO
920
ALKA
238
ALMI
246
ALTO
276
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.02
-0.09%
-0.48
IHSG
6624.42
0.33%
+21.85
LQ45
949.52
-0.07%
-0.65
HSI
24053.21
0.29%
+69.55
N225
28774.05
1.12%
+318.45
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Erick Thohir Ingin Jadikan Anak Usaha Pegadaian Jadi Bank Emas

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Kamis, 23 September 2021 11:36 WIB
Kementerian BUMN berniat mengubah salah satu anak usaha PT Pegadaian (Persero), Galeri 24, sebagai bank emas (bullion bank).
Erick Thohir Ingin Jadikan Anak Usaha Pegadaian Jadi Bank Emas. (Foto: MNC Media)
Erick Thohir Ingin Jadikan Anak Usaha Pegadaian Jadi Bank Emas. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian BUMN berniat mengubah salah satu anak usaha PT Pegadaian (Persero), Galeri 24, sebagai bank emas (bullion bank). Langkah ini diambil usai melakukan koordinasi antara pemegang saham dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, menyebut, kemungkinan akan muncul aturan baru mengenai bank bullion yang akan dikeluarkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Sebab, Indonesia belum memiliki izin perihal bank yang menyimpan emas secara fisik.

Meski Galeri 24 adalah entitas bisnis pelat merah yang memiliki bisnis tabungan emas. Namun, masih berupa titipan dan tidak tercatat sebagai neraca. 

"Sebenernya pegadaian sudah melakukan itu tetapi dalam konsep titipan dan ini akan mengatur aturan baru mengenai bank bullion sebagai institusi pertama yang mungkin bisa secara efektif dan secara prinsip adalah bank bullion. Namun dalam konteks titipan dan bukan sebagai tercatat di neraca," ujar Kartika, Kamis (23/9/2021). 

Disisi lain, Galeri 24 pun tengah dikonsolidasikan untuk masuk dalam Holding BUMN Ultra Mikro. Langkah itu setelah pemegang saham melakukan penandatanganan pengalihan saham negara pada Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kepada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).

Perkaranya, proses penggabungan Galeri 24 ke dalam holding masih terhambat regulasi di OJK. Sebab, saat mendapat entitas mendapat persetujuan OJK masih dipending hingga 3 tahun ke depan.

Karena itu, konsolidasikan yang dilakukan pemegang saham berupa mencari aturan yang bisa disesuaikan agar Galeri 24 secepatnya masuk dalam holding. 

"Karena memang di konsep peraturan OJK di perbankan itu perusahaan non keuangan berada di bawah anak usaha perbankan. Nah, ini kita sedang mencari aturan yang bisa menyesuaikan sehingga keduanya bisa menjadi bagian dari ultra mikro kami," katanya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD