AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Erick Thohir Sebut Investor UEA Naksir Sejumlah Proyek di Ibu Kota Baru

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Sabtu, 02 Juli 2022 13:39 WIB
Investor UEA pun melirik sejumlah proyek yang akan dan tengah digodok pemerintah.
Erick Thohir Sebut Investor UEA Naksir Sejumlah Proyek di Ibu Kota Baru (FOTO:MNC Media)
Erick Thohir Sebut Investor UEA Naksir Sejumlah Proyek di Ibu Kota Baru (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Uni Emirat Arab (UEA) menilai Ibu Kota Baru (IKN) Indonesia di Kalimantan Timur akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. 

Investor UEA pun melirik sejumlah proyek yang akan dan tengah digodok pemerintah. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi dan penduduknya yang pesat perlu membuat Ibu Kota Baru. 

Dia memandang pemerintah perlu menyiapkan kota masa depan untuk penduduk yang saat ini mayoritas berusia muda. "UEA sendiri, Abu Dhabi sangat optimistis melihat ini sesuatu yang baik karena melihat percontohan kota-kota besar di dunia yang sekarang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masing-masing negaranya," ucap Erick, dikutip Sabtu (2/7/2022).

Dengan sistem dari teknologi terbarukan, lanjut Erick, Indonesia harus menyiapkan kota masa depannya. “Tidak mungkin 50 juta usia muda Indonesia itu harus masuk ke kota-kota yang sudah tua," kata dia. 

Ada empat poin pembahasan utama dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan National Security Advisor Sheikh Tahnoun bin Zayed Al Nahyan, CEO Abu Dhabi Holding Mohamed Hassan Al Suwaidi, dan Executive Director Lulu Group Ashraf Ali.

Keempat pembahasan tersebut yakni kerja sama di bidang logistik udara, Ibu Kota Baru, pembangunan wisata laut dalam konteks ekonomi biru, dan perbandingan kebijakan keuangan Indonesia dengan banyak negara.

Erick menilai UEA dan Indonesia bisa menjadi mitra yang saling menguntungkan di tengah ketidakpastian rantai pasok dan logistik dan rantai pasok dunia. Menurutnya, Indonesia merupakan pusat rantai pasok lantaran dikenal kaya akan sumber daya alam seperti energi hingga pangan.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD