AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Evakuasi Erupsi Semeru Terkendala Jembatan Putus, BNPB Koordinasi dengan TNI-Polri

ECONOMICS
Ari Sandita
Minggu, 05 Desember 2021 07:42 WIB
Evakuasi pada warga terdampak bencana erupsi Gunung Semeru terkendala lantaran jembatan perak penghubung Candipuro-Pronojiwo terputus.
Evakuasi Erupsi Semeru Terkendala Jembatan Putus, BNPB Koordinasi dengan TNI-Polri(Dok.Okezone)
Evakuasi Erupsi Semeru Terkendala Jembatan Putus, BNPB Koordinasi dengan TNI-Polri(Dok.Okezone)

IDXChannel-Kepala BNPB, Suharyanto menyebutkan, evakuasi pada warga terdampak bencana erupsi Gunung Semeru terkendala lantaran jembatan perak penghubung Candipuro-Pronojiwo terputus.

"Ada Kendala Evakuasi karena Jembatan Perak penghubung Kecamatan Candipuro-Pronojiwo putus yang akan segera kami koordinasikan dengan TNI-POLRI untuk penanganan dan kemungkinan jembatan darurat," ujarnya pada wartawan, Sabtu (4/12/2021).

Menurutnya, berdasarkan update laporan BNPB per Sabtu (4/12/2021) pukul 19.15 WIB, pengungsian berada di Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Oro Oro Ombo. Lalu, pengungsian sektoral lapangan kamar Kajang Candipuro.

"Faskes terisi, PKM Penanggal, PKM Candipuro, RSUD Pasirian, Rujukan RSUD DR Haryanto, dan PKM Seluruh kecamatan untuk siaga (korban rata-rata dengan Luka Bakar, dan Sesak nafas)," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan, warga mengungsi sekitar 300 KK. Mereka berasal dari Curah Kobokan, Desa Supiturang. Indah telah berada di Puskesmas Penanggal untuk memantau warga yang menjadi korban erupsi. 

Sebagian warga desa sudah mengungsi dan tinggal beberapa orang yang kemudian dievakuasi. "Terakhir 1 jam yang lalu masih ada 10 orang yang belum bisa dievakuasi karena lokasi sulit," paparnya. 

Lebih lanjut, Indah menjelaskan, masih ada 1 warga yang meninggal dari Curah Kobokan dan telah berhasil dievakuasi. Di Desa Sumberwuluh, Kampung Renteng tempat area penambangan pasir, diperkirakan dua orang hilang. 


"Belum bisa ditemukan. Delapan orang yang terjebak di kantor pemilik tambang. Terhambat material vulkanik yang masih panas," jelasnya. 

Korban luka yang terdata sementara berjumlah 41 orang yang telah dievakuasi ke Puskesmas Penanggal. Sebagian besar warga yang mengalami luka-luka dirujuk ke beberapa rumah sakit, seperti RSU Haryoto, RS Bhayangkara dan RS Pasirian.

Terkait dengan dampak di sektor pemukiman, pantauan Indah bahwa hampir semua rumah hancur di Curah Kobokan. Warga terdampak erupsi mengungsi sementara waktu di Balai Desa Penanggal. 


Selain korban dan kerusakan di sektor pemukiman, ada jembatan putus, yaitu Gladak Perak. Kondisi ini mengakibatkan warga yang ada di Pronojiwo tidak bisa mengarah ke Wilayah Lumajang. 

"Beberapa teman harus putar melewati Malang. BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Malang mohon membantu untuk membuka pos tempat pengungsian dan dapur umum untuk melayani warga di Pronojiwo," ujar Wakil Bupati Lumajang.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD