Melalui pendekatan sederhana seperti teknik hidroponik, pemilihan benih unggul dan varietas yang tepat, serta praktik budidaya yang efisien, program ini menghadirkan solusi yang relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar transfer pengetahuan, inovasi dalam Program lestari kota juga diwujudkan melalui metode pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan. Peserta tidak hanya belajar konsep, tetapi juga mengalami langsung proses budidaya, menghadapi tantangan di lapangan, serta memahami bagaimana mengoptimalkan hasil dalam kondisi lahan terbatas. Pendekatan ini memastikan bahwa inovasi tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dan direplikasi secara berkelanjutan.
Dalam program ini, Ewindo tidak hanya menghadirkan benih, tetapi juga pendekatan budidaya yang adaptif terhadap keterbatasan lahan perkotaan.
Melalui pemilihan varietas yang tepat, metode budidaya yang mudah diterapkan, serta pendampingan yang berkelanjutan, Ewindo berupaya mendorong praktik urban farming agar dapat diadopsi secara luas dan memberikan hasil yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Program lestari kota merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan bagi petani, tetapi juga bagi masyarakat luas, termasuk di wilayah perkotaan. Melalui pendekatan yang praktis dan mudah diterapkan, kami ingin menunjukkan bahwa setiap orang dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan, dimulai dari lingkungan terdekat,” ujar Corporate Secretary Ewindo Faisal Reza dikutip Senin (4/5/2026).