IDXChannel - Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi potensi kemarau panjang pada 2026.
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, pompanisasi menjadi salah satu langkah utama dalam menjaga produktivitas pertanian.
Menurutnya, pompanisasi perlu dilakukan terutama di wilayah sentra produksi, khususnya di Pulau Jawa yang berpotensi mengalami penurunan ketersediaan air irigasi.
Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu pola tanam, menurunkan indeks pertanaman, hingga meningkatkan risiko gagal panen.
“Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah strategis, mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan berbasis early warning system, optimalisasi pengelolaan air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, embung, serta pemanfaatan pompanisasi dan perpipaan,” ujar Amran, Rabu (22/4/2026).