AALI
12125
ABBA
188
ABDA
6250
ABMM
3040
ACES
980
ACST
160
ACST-R
0
ADES
5825
ADHI
685
ADMF
8050
ADMG
181
ADRO
3080
AGAR
330
AGII
1975
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.38
-0.72%
-3.89
IHSG
6862.70
-0.74%
-51.44
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20226.65
0.57%
+114.55
N225
26779.81
0.12%
+31.67
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Faisal Basri Sebut Ada Lahan Tambang Milik Luhut di  IKN Baru, Jubir Buka Suara

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Senin, 24 Januari 2022 08:23 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa ia tak memiliki lubang atau lahan tambang di kawasan ibu Kota Negara Baru (IKN) Kaltim.
Faisal Basri Sebut Ada Lahan Tambang Milik Luhut di  IKN Baru, Jubir Buka Suara (Dok.MNC Media)
Faisal Basri Sebut Ada Lahan Tambang Milik Luhut di  IKN Baru, Jubir Buka Suara (Dok.MNC Media)

IDXChannel— Menteri Koordinator Maritim dan investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa ia tak memiliki lubang atau lahan tambang di kawasan ibu Kota Negara Baru atau IKN di Kalimantan Timur dengan Analisis dampak lingkungan (amdal) yang tidak baik. 

Menko Luhut melalui Juru Bicaranya Jodi Mahardi mengatakan jika lubang yang dimaksud adalah tambang yang masih aktif maka itu adalah lokasi penambangan atau Pit. 

“Kalau tambang dimaksud adalah tambang masih aktif ya pasti masih dalam bentuk lubang yang namanya pit. Sedangkan jika tambang sudah tutup, maka harus sesuai dengan rencana reklamasi dan penutupan tambang, yang  ada di amdal,” kata Juru Bicara Menko Luhut, Jodi Mahardi saat dihubungi MNC PORTAL, Senin (24/1/2022). 

Jodi Mahardi menegaskan amdal harus ada jaminan reklamasi dan jaminan tutup tambang yang dibayarkan perusahaan ke pemerintah untuk memastikan perusahaan melakukan kewajibannya pada saat tambang sudah selesai.

“Pak luhut menekankan mengenai pengelolaan lingkungan sebagai prioritas utama. Pada tahun 2020-2021, misalnya Kutai Energi, perusahaan tambang yang  mayoritas dimiliki oleh pak luhut, ia telah memperoleh penghargaan peringkat Hijau dalam bidang pengelolaan lingkungan hidup dari Gubernur Kaltim. Hal yang tidak akan diperoleh kalau pengelolaan lingkungannya tidak baik,” ujarnya. 

Oleh karena itu, Jodi meminta ekonom Faisal Basri perlu memperjelas lubang bekas tambang mana yang dimaksud, agar tidak menjadi fitnah dan asusmsi yang tidak baik. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD