AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.36
-0.62%
-3.33
IHSG
7093.28
-0.51%
-36.00
LQ45
1005.79
-0.62%
-6.25
HSI
20040.86
-0.67%
-134.76
N225
28804.96
-0.23%
-66.82
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
0
0
Emas
0 / gram

Gajimu Cepat Habis? Coba Kelola dengan Strategi Ini

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Selasa, 07 September 2021 18:33 WIB
Banyak orang sering mengeluhkan gaji bulananya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap bulan.
Gajimu Cepat Habis? Coba Kelola dengan Strategi Ini (FOTO: MNC Media)
Gajimu Cepat Habis? Coba Kelola dengan Strategi Ini (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Banyak orang sering mengeluhkan gaji bulananya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap bulan. Ada kalanya, kita justru tidak mengelola gaji yang didapat dengan baik.

Dilansir dari situs OCBC NISP, Selasa (7/8/2021), untuk memudahkan seseorang mengelola keuangannya, dapat menggunakan strategi 50 – 30 – 20. Artinya, penghasilan mu dibagi menjadi tiga kategori, yaitu untuk kebutuhan, keinginan, tabungan.  

1.  50 Persen untuk Kebutuhan
Setiap penghasilan rutin yang kamu terima, pisahkan 50 persen untuk kebutuhan inti (needs). Jika penghasilanmu sebulan Rp 7,5 juta, kurang lebih sebesar Rp 3,75 juta harus mencukupi untuk biaya transportasi kamu per bulan, sewa tempat tinggal, kebutuhan kesehatan, dan biaya cicilan. Jika dana tersebut tidak cukup, artinya harus ada yang dikurangi yang sifatnya konsumtif, misalnya tidak perlu mencicil sesuatu untuk saat ini. 


2.     30 Persen untuk Keinginan/Dinikmati
Pisahkan 30% untuk hal-hal yang bisa dinikmati (wants), kurang lebih sebesar Rp 2,25 juta. Misalnya untuk belanja bulanan, makan di restoran, member gym, nonton bioskop, dan jalan-jalan. Jika dana itu tidak cukup, kamu bisa menunda salah satu wishlist keinginan kamu. Contohnya, member gym ditunda dulu, sebagai gantinya, lari pagi depan rumah aja.


3.     20 Persen untuk Tabungan/Investasi
Sisihkan uang dari penghasilan mu sebesar 20% untuk investasi (savings), kurang lebih sebesar Rp 1,5 juta. Tabungan ini untuk persiapan dana pensiun, dana darurat, dan investasi kamu yang memang bersifat jangka panjang.
 
Karena memang tujuannya untuk jangka panjang, maka sebaiknya kamu mencari investasi yang tidak tergerus inflasi dan bertumbuh, misalnya reksa dana saham. Belum telat kok untuk memulai investasi. Berinvestasi pada reksa dana saham pun tidak harus dengan nominal besar, bahkan kamu bisa mulai dengan minimum Rp20 ribu.


Demikian tips mengelola keuangan dengan metode 50 – 30 – 20. Perlu diingat bahwasannya financially fit itu mulai dari meningkatkan pemahaman dasar, memperbaiki kebiasaan manajemen keuangan yang salah dan meluruskan mindset terkait finansial yang keliru. Sehingga, dengan begitu kamu dapat mengambil keputusan keuangan yang tepat. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD