AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Gara-Gara Covid, Matahari Tutup 13 Gerai Sepanjang 2020

ECONOMICS
Aditya Pratama/iNews
Kamis, 18 Februari 2021 11:57 WIB
Pada Maret 2020, Matahari menutup sementara hampir seluruh gerai, dan kemudian membuka kembali secara bertahap di Mei.
Gara-Gara Covid, Matahari Tutup 13 Gerai Sepanjang 2020 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel  - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengambil sejumlah langkah dengan penuh kehati-hatian sepanjang tahun 2020. Matahari pada tahun lalu juga menutup total 13 gerai format besar. 

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, selain menutup 13 gerai format besar, Matahari juga membuka 12 gerai khusus serta membuka tiga gerai format besar baru untuk melengkapi jaringan menjadi total 147 gerai per Desember 2020. 

"(Matahari) membuka tiga gerai format besar baru dan menutup 13 gerai format besar yang tidak menguntungkan. Mengakhiri bisnis Gerai Khusus (menutup seluruh 12 gerai khusus) dan mengkonsolidasi bisnis distribusi," ujar Chief Financial Officer Matahari Niraj Jain dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (18/2/2021). 

Selain itu, Matahari juga meluncurkan inisiatif digital, termasuk situs jaringan baru Matahari.com, beserta aplikasi berbasis Android dan IOS, di samping memperkenalkan saluran penjualan baru: Social Commerce Shop and Talk (WhatsApp), dan di marketplace (Shopee & JD.ID). 

LPPF juga mengurangi seluruh beban operasional, bernegosiasi dengan pemilik mal untuk pengurangan biaya sewa dan mengkonsolidasikan seluruh aktivitas Support Centre dalam satu lokasi. 

Disisi lain, Matahari juga mendapatkan fasilitas bank tambahan senilai Rp0,5 Triliun, di atas fasilitas sebelumnya senilai Rp1,7 Triliun selama kuartal kedua 2020. 

“Kami meyakini bahwa sangat tidak  mungkin penjualan akan akan kembali ke normal sebelum tahun 2022. Fokus kami saat ini adalah menjaga pelanggan dan karyawan kami tetap aman, sementara bersiap untuk pemulihan yang dapat datang kapan pun. Tim kami berpegang teguh pada Belanja Aman – 5 Komitmen Matahari dan melayani pelanggan dengan protokol kesehatan yang ketat," sebut dia. 

Pandemi Covid-19 telah membawa dampak yang tidak diantisipasi sebelumnya bagi bisnis di seluruh dunia, tak terkecuali Matahari. Sepanjang 2020, Perseroan beroperasi di lingkungan dengan tingkat ketidakpastian yang sangat tinggi. 

Pada Maret 2020, Matahari menutup sementara hampir seluruh gerai, dan kemudian membuka kembali secara bertahap di Mei. 

Di pertengahan September, pembatasan kembali diberlakukan yang mengakibatkan penutupan gerai atau pembatasan jam operasional, juga pembatasan jumlah pelanggan. Matahari pun memastikan, keselamatan seluruh pelanggannya dan karyawannya, dan dengan ketat mengikuti berbagai protokol kesehatan. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD