AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24935.43
-0.07%
-16.92
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
16663.77
-0.92%
-155.21
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Garuda Indonesia (GIAA) Serahkan Proposal Restrukturisasi Utang, Ini Deretan Faktanya

ECONOMICS
Shelma Rachmahyanti
Selasa, 23 November 2021 11:30 WIB
Garuda Indonesia menyampaikan skema proposal restrukturisasi utang kepada lessor dan kreditur. Adapun total utang perusahaan mencapai USD9,8 miliar.
Garuda Indonesia (GIAA) Serahkan Proposal Restrukturisasi Utang (Ilustrasi)
Garuda Indonesia (GIAA) Serahkan Proposal Restrukturisasi Utang (Ilustrasi)

IDXChannel - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyampaikan skema proposal restrukturisasi utang kepada lessor dan kreditur. Adapun total utang perusahaan mencapai USD9,8 miliar atau setara Rp139 triliun.

Berikut fakta-fakta Garuda Indonesia serahkan proposal restrukturisasi utang yang dirangkum MNC Portal di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

1. Lessor dan Kreditur Akan Meninjau Ulang

Usai penyerahan skema proposal restrukturisasi, lessor dan kreditur akan meninjau ulang isi proposal yang ditawarkan manajemen emiten dengan kode saham GIAA itu. Ada dua kemungkinan proposal diterima atau ditolak lessor dan kreditur.

2. Penyerahan Proposal Sebagai Langkah Maju untuk Menangani Permasalahan Keuangan Perusahaan

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyebut, penyerahan proposal sebagai langkah maju untuk menangani permasalahan keuangan perusahaan. Artinya, penyampaian skema proposal restrukturisasi utang menjadi awal dari keseluruhan proses restrukturisasi.

“Proposal ini menguraikan rencana jangka panjang bisnis Garuda serta sejumlah penawaran dalam pengelolaan kewajiban bisnis kami dengan para lessor, kreditur, dan para pemasok utama," ujar Irfan.

3. Skema Proposal Restrukturisasi Utang Disampaikan Melalui Kanal Data Digital

Skema proposal restrukturisasi utang disampaikan melalui kanal data digital yang dapat diakses secara real time oleh seluruh lessor, kreditur, maupun pihak terkait lainnya. Di mana, mengacu pada ketentuan non-disclosure agreement yang telah disepakati seluruh pihak.

Irfan mencatat, kanal tersebut akan mempermudah kreditur dan lessor untuk meninjau dokumen serta memberi tanggapan balik.

"Karena ini merupakan bagian dari komitmen Garuda yang menegakkan prinsip-prinsip transparansi dan fairness/kejujuran serta menciptakan komunikasi konstruktif dengan semua kreditur,” katanya.

4. Proposal Diselaraskan dengan Momentum Pengajuan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)

Proposal tersebut, lanjut Irfan, akan diselaraskan dengan momentum pengajuan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta oleh salah satu mitra bisnis Garuda.

Garuda juga telah berkoordinasi dengan tim restrukturisasi serta para advisors untuk terus melakukan koordinasi intensif bersama pihak lessor dan kreditur dalam menjawab dan mempelajari setiap feedback yang disampaikan kepada perusahaan atas skema proposal. Selanjutnya, segera dilakukan tindak kanjut negosiasi agar dapat memperoleh kesepakatan terbaik.

“Dukungan lessor dan kreditur tentunya memiliki makna penting bagi kami dalam mendukung upaya transformasi mindset bisnis yang lebih adaptif dan resilient dalam menjawab tantangan industri di masa depan,” ungkap dia. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD