Padahal dalam laporan yang sama, Gen Z secara teori lebih terbuka terhadap asuransi, dengan hanya 11,8 persen yang menyatakan sepenuhnya tidak percaya. Di sinilah literasi finansial menjadi penting: membantu anak muda menerjemahkan kesadaran menjadi keputusan yang lebih tepat, sesuai kebutuhan, kemampuan, dan tujuan jangka panjang.
Membawa Literasi Finansial Lebih Dekat ke Anak Muda
Semangat inilah yang diangkat dalam Smart Financial Day, sesi literasi keuangan bagi generasi muda yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dalam rangkaian Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026 di Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur.
Mengusung tema “Preparing Long-term Assets Now!” dan dihadiri oleh lebih dari 300 anak muda, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa membangun perjalanan finansial tidak harus menunggu hingga lulus, bekerja, atau memiliki penghasilan tetap. Sebaliknya, fondasi tersebut dapat mulai dibangun sejak masa kuliah melalui kebiasaan dan keputusan finansial yang lebih bijak.
Bagi Amaira, mahasiswa baru di Universitas Airlangga, materi yang diterimanya terasa dekat dengan realitas yang dihadapi sehari-hari.
“Pengetahuan ini soal perencanaan keuangan dan asuransi bermanfaat banget, sebab sebagai mahasiswa yang jauh dari keluarga, nggak ada yang mengontrol keuangan kita sehari-hari. Jadi perlu ada kesadaran dari diri sendiri,” ujarnya.