AALI
7950
ABBA
600
ABDA
0
ABMM
1240
ACES
1320
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2410
ADHI
685
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1335
AGAR
398
AGII
1790
AGRO
2500
AGRO-R
0
AGRS
264
AHAP
59
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3600
AKSI
422
ALDO
635
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/07/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.19
-1.28%
-5.68
IHSG
6070.04
-0.83%
-50.69
LQ45
823.04
-1.17%
-9.71
HSI
25961.03
-1.35%
-354.29
N225
27283.59
-1.8%
-498.83
NYSE
16697.14
0.75%
+123.58
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
850,320 / gram

Genjot Ekspor Pala Tiga Kali Lipat, Kementan Perluas Lahan

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Selasa, 22 Juni 2021 18:56 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi dan ekspor pala meningkat tiga kali lipat.
Genjot Ekspor Pala Tiga Kali Lipat, Kementan Perluas Lahan (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi dan ekspor pala meningkat tiga kali lipat. Untuk merealisasikan target tersebut, Kementan menambah luas lahan pala sebanyak 1.450 hektare dan rehabilitasi seluas 650 hektare.

Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Ditjen Perkebunan, Kementan, Hendratmo Bagus Hudoro mengatakan, Pala menjadi target peningkatan produksi untuk rempah dan pala merupakan salah satu komoditas rempah yang mendapat alokasi pengembangan yang paling besar pada 2021.


“Targetnya untuk meningkatkan produksi dan ekspor tiga kali lipat,” ujar Hendratmo di Jakarta, Selasa (22/6/2021).


Bagus menyebutkan, pada tahun 2021, produksi pala ditargetkan sebesar 42.900 ton. Target tersebut tersebut sudah masuk ke prioritas nasional sehingga diharapkan ekspor meningkat.


Berdasarkan data statistik Ditjen Perkebunan pada tahun 2018, luas areal tanaman pala di Indonesia 202.325 Ha dengan produksi 36.242 ton/tahun. Sedangkan ekspor pala pada 2018 mencapai 20.202 ton.


Pala termasuk dalam program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing Perkebunan (Grasida) Kementan. Diharapkan produksi dapat meningkat sebesar 35%, nilai ekspor 300%. Nilai ekspor pala ditargetkan meningkat sebesar 1.124 USD pada 2024 dari 112 USD pada 2019. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD