Dia menerangkan, kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabai rawit merah, sementara komoditas cabai jenis lainya relatif stabil atau masih di bawah harga eceran tertinggi (HET).
“Tapi yang lain enggak ada masalah. Tadi kalau lihat cabai yang panjang keriting itu kan di bawah HET. Itu kan HET-nya 55 (ribu), tapi tadi dijual 50 (ribu). Jadi masih normal, masih bagus ya. Sebenarnya enggak ada masalah, itu memang yang cabai rawit merahnya,” kata dia.
Selain faktor cuaca, Budi juga menyebut aktivitas pasar yang belum sepenuhnya pulih setelah Lebaran turut memengaruhi harga. Dia mengungkapkan, baru sekitar 50 persen pedagang yang kembali berjualan lagi di pasar.
“Kemudian sekarang setelah Lebaran tadi memang informasi dari teman-teman di Pasar Minggu, kurang lebih mungkin baru 50 persen ya pedagangnya baru datang,” katanya.