AALI
8850
ABBA
234
ABDA
6025
ABMM
4390
ACES
625
ACST
197
ACST-R
0
ADES
7050
ADHI
755
ADMF
8525
ADMG
167
ADRO
3900
AGAR
302
AGII
2360
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
101
AHAP
106
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
148
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
700
ALKA
296
ALMI
396
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.67
-1.34%
-7.24
IHSG
7085.45
-1.3%
-93.13
LQ45
1012.37
-1.29%
-13.26
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Harga dan Cara Beli Uang Bersambung dari BI, Cocok untuk Mahar!

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza/SEO
Sabtu, 13 Agustus 2022 12:55 WIB
Harga dan cara beli uang bersambung menjadi banyak pertanyaan dan perhatian masyarakat saat ini.
Harga dan Cara Beli Uang Bersambung dari BI, Cocok untuk Mahar! (Foto: Harga dan Cara Beli Uang Bersambung)
Harga dan Cara Beli Uang Bersambung dari BI, Cocok untuk Mahar! (Foto: Harga dan Cara Beli Uang Bersambung)

IDXChannel - Harga dan cara beli uang bersambung menjadi banyak pertanyaan dan perhatian masyarakat saat ini. Obligasi ini diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI) sebagai mata uang Rupiah khusus. Hal ini sesuai dengan UU Mata Uang No. 7 Tahun 2011 yaitu untuk pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000 Tahun Emisi 2016.

Uang bersambung atau uang kertas yang belum dipotong adalah uang kertas yang belum dipotong. Biaya koneksi juga tersedia dalam Rupiah. Berbeda dengan uang kertas, uang yang belum dipotong ini biasanya digunakan untuk koleksi karena bentuknya yang unik. Bisa juga digunakan sebagai souvenir pernikahan atau mahar. 

Harga Uang Bersambung

Harga uang bersambung Pembeli uang sambung akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11% sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebelum menanyakan tentang syarat dan proses pembelian uang sambung, ada baiknya mengetahui harga serial money (termasuk PPN) yang ditetapkan BI sebagai berikut:

- Pecahan Rp 1.000, sebanyak 2 lembar: Rp 88.700 
- Pecahan Rp 1.000, sebanyak 4 lembar: Rp 121.800 
- Pecahan Rp 2.000, sebanyak 2 lembar: Rp 110.700 
- Pecahan Rp 2.000, sebanyak 4 lembar: Rp 165.750 
- Pecahan Rp 5.000, sebanyak 2 lembar: Rp 165.400 
- Pecahan Rp 5.000, sebanyak 4 lembar: Rp 275.300 
- Pecahan Rp 10.000, sebanyak 2 lembar: Rp 186.500 
- Pecahan Rp 10.000, sebanyak 4 lembar: Rp 317.500 
- Pecahan Rp 20.000, sebanyak 2 lembar: Rp 228.700 
- Pecahan Rp 20.000, sebanyak 4 lembar: Rp 401.900
- Pecahan Rp 50.000, sebanyak 2 lembar: Rp 377.500 
- Pecahan Rp 50.000, sebanyak 4 lembar: Rp 699.500 
- Pecahan Rp 100.000, sebanyak 2 lembar: Rp 588.500 
- Pecahan Rp 100.000, sebanyak 4 lembar: Rp 1.121.50

Cara beli uang bersambung

Berikut adalah cara membeli uang bersambung yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

- Dapatkan nomor antrian dan tunggu dipanggil untuk menunjukkan nomor antrian dan KTP asli. 
 - Mengisi formulir khusus pembelian mata uang Rupiah yang disediakan. 
 - Setorkan uang pembelian sereal ke petugas dalam jumlah yang benar bersama dengan pajak penjualan. 
 - Tunggu di bidang yang ditentukan. 
 - Pembeli dipanggil ke loket untuk menerima pembayaran serial. 
 - Sebelum meninggalkan loket, periksa kondisi invoice dan kesesuaian kemasan dial dan nomor seri dengan sertifikat. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD