AALI
9625
ABBA
242
ABDA
0
ABMM
2330
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7025
ADHI
805
ADMF
8075
ADMG
174
ADRO
2930
AGAR
322
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1045
AKSI
300
ALDO
840
ALKA
298
ALMI
0
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.06
-0.29%
-1.55
IHSG
6982.30
-0.2%
-14.16
LQ45
1004.76
-0.29%
-2.88
HSI
22051.03
-1.64%
-367.94
N225
26718.40
-1.22%
-331.07
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,844
Emas
868,854 / gram

Harga Komoditas Dunia Naik, BI Waspadai Tekanan Inflasi IHK 

ECONOMICS
Michelle Natalia
Kamis, 23 Juni 2022 16:19 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo ungkap BI terus mewaspadai tekanan inflasi ke depan dan dampaknya pada ekspektasi inflasi.
Harga Komoditas Dunia Naik, BI Waspadai Tekanan Inflasi IHK  (Dok.MNC)
Harga Komoditas Dunia Naik, BI Waspadai Tekanan Inflasi IHK  (Dok.MNC)

IDXChannel - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo ungkap BI terus mewaspadai tekanan inflasi ke depan dan dampaknya pada ekspektasi inflasi serta menempuh kebijakan penyesuaian suku bunga apabila terdapat tanda-tanda kenaikan inflasi inti. 

"BI juga terus akan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID)," jelas Perry.

Perry mengungkap bahwa inflasi domestik meningkat karena tingginya tekanan sisi penawaran seiring dengan kenaikan harga komoditas dunia. 

Disebutkan pada Mei 2022, Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat inflasi sebesar 0,40% (mtm) atau 3,55% (yoy).

Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,47% (yoy), seiring dengan peningkatan harga komoditas global. 

"Inflasi inti tetap terjaga sebesar 2,58% (yoy) di tengah meningkatnya permintaan domestik dan konsistensi kebijakan BI dalam menjaga ekspektasi inflasi," ujar Perry dalam konferensi pers RDG BI di Jakarta, Kamis(23/6/2022).

Sementara itu, inflasi kelompok volatile food meningkat terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga pangan global dan terganggunya pasokan akibat cuaca. Inflasi kelompok administered prices juga masih tercatat tinggi dipengaruhi oleh inflasi angkutan udara dan energi.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD