AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Harga Sawit di Petani Merosot, Luhut Bakal Perlonggar Ekspor CPO

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Sabtu, 02 Juli 2022 18:15 WIB
Untuk memperbaiki harga sawit di petani, pemerintah berencana melakukan pelonggaran ekspor crude palm oil (CPO).
Harga Sawit di Petani Merosot, Luhut Bakal Perlonggar Ekspor CPO (FOTO: MNC Media)
Harga Sawit di Petani Merosot, Luhut Bakal Perlonggar Ekspor CPO (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Harga Tandan Buah Segara (TBS) tingkat petani sedang anjlok, untuk memperbaiki harga sawit di petani, pemerintah berencana melakukan pelonggaran ekspor crude palm oil (CPO).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mencatat pemerintah akan merelaksasi kebijakan ekspor Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit. Langkah ini akan diambil setelah ketersediaan minyak goreng di pasaran terpenuhi. 

Luhut mengatakan saat ini harga minyak goreng telah mencapai Rp14.000 per liter di Jawa-Bali. Sehingga kebijakan di sisi hulu dapat mulai relaksasi secara hati-hati untuk mempercepat ekspor dan memperbaiki harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani. 

Pemerintah, lanjut Luhut, akan melakukan langkah percepatan realisasi ekspor dikarenakan kapasitas tangki-tangki yang dalam waktu dekat akan kembali penuh. Selain itu, hal ini juga dilakukan mengingat masih rendahnya harga TBS di sisi petani. 

"Saya minta Kemendag untuk dapat meningkatkan pengali ekspor menjadi tujuh kali untuk ekspor sejak 1 Juli ini dengan tujuan utama untuk menaikkan harga TBS di petani secara signifikan,” ujar Luhut, sikutup Sabtu, (2/7/2022).

Per Juni tahun ini pemerintah telah memberikan alokasi ekspor sebesar 3,41 juta ton melalui program transisi dan percepatan. Alokasi ini diberikan untuk memberikan kepastian kepada dunia usaha untuk melakukan ekspor, dan khusus untuk program transisi dapat dipergunakan selama beberapa bulan ke depan. 

Hingga akhir Juni, total minyak goreng curah yang disalurkan sebagai bagian DMO produsen minyak goreng telah mencapai lebih dari 270 ribu ton.

Luhut mencatat alokasi ekspor dari program DMO juga dapat dipergunakan selama 6 bulan, dan sebagian telah dikonversi menjadi hak ekspor. 

Salah satu langkah untuk meningkatkan harga CPO di semester II-2022 adalah dengan menaikkan B30 menjadi B35/B40 dan diterapkan secara fleksibel tergantung pasokan dan harga CPO. Luhut pun meminta Kementerian ESDM, BPDP-KS, dan Pertamina untuk dapat segera mengkaji terkait rencana tersebut agar harga dapat terkendali.

“Saya harap seluruh kementerian dan lembaga yang terkait dapat segera menindaklanjuti pekerjaan terkait isu ini, agar harga minyak goreng dapat segera terkendali dan menguntungkan bagi masyarakat, petani, maupun para pengusaha,” tutup Luhut. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD