AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Heboh Tesla Pilih India, Luhut: Masih Nanti Tahun 2025

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Senin, 01 Maret 2021 17:45 WIB
Bahkan Luhut menyebut, sampai saat ini masih melakukan pembicaraan dengan Tesla Inc.
Heboh Tesla Pilih India, Luhut: Masih Nanti Tahun 2025 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Tesla dikabarkan tengah mendekati tahap akhir untuk mencapai kesepakatan memproduksi mobil listrik di India. Jika berhasil, Tesla akan memiliki 3 basis produksi yakni di Amerika Serikat, China, dan India. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia mampu menjadi produsen kendaraan listrik. 

Hal ini disebabkan Indonesia memiliki bahan yang dibutuhkan untuk membuat pabrik baterai untuk kendaraan listrik seperti, bauksit, tembaga, dan nikel ore yang merupakan komponen dalam kerangka kendaraan listrik. 

Bahkan dia menyebut, sampai saat ini masih melakukan pembicaraan dengan Tesla Inc

Hal ini menunjukkan perusahaan milik Elon Musk masih berminat untuk berinvestasi di Indonesia. 

Dikutip program Market Opening IDX Channel, Senin (1/3/2021), hal tersebut menjawab pertanyaan terkait produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, yang berencana untuk membangun pabrik di India. 

“Pokoknya kami masih bicara. Dan yang ribut soal mobil Tesla di India, ini kan rencananya masih 2025. Apakah akan terjadi? Kita belum tahu,” ucap dia, Senin (1/3/2021). 

Selain itu, terkait dengan investasi, saat ini pemerintah telah menjalin kerja sama dengan China Contemporary Amperex Technology (CATL) dalam membangun pabrik baterai lithium dan LG Energy Solution, terkait industri sel baterai kendaraan listrik. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD