Aditya juga meminta dukungan DPR untuk penyesuaian aturan proses produksi yang menitikberatkan penggunaan komponen dalam negeri. Secara langsung, dia menginginkan adanya perlakuan khusus mekanisme penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi komoditi yang disediakan IBC bagi pelaku bisnis sektor industri baterai.
"Dukungan terhadap TKDN untuk investor atau investasi yang membangun baterai ini dari hulu ke hilir, tidak hanya di sisi manufakturnya saja. Jadi IBC dan partner IBC, kami berkomitmen untuk membangun value chain baterai ini secara terintegrasi dari hulu dan hilir, harapan kami ada privilege terhadap perhitungan TKDN dari produk kami," ujarnya.
Aditya pun meyakini industri baterai menjadi salah satu industri unggulan dari pemerintah yang hendak diseriuskan ekosistem bisnis dan kemanfaatannya secara publik. Atas dasar itu, perlu adanya penyesuaian regulasi untuk mendukung ekosistem bisnis.
"Apabila kita memang menyepakati bahwa industri baterai ini adalah prioritas nasional, maka harapan kami peraturan-peraturan turunannya itu juga mendukung ke arah sana. Termasuk antara lain kepastian atau kejelasan mengenai KBLI yang digunakan pada industri kami," ujar Aditya.
(Dhera Arizona)