AALI
9400
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
725
ACST
170
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3170
AGAR
286
AGII
2350
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
1575
AKRA
1185
AKSI
268
ALDO
770
ALKA
288
ALMI
0
ALTO
191
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.68
-1.01%
-5.42
IHSG
7049.70
-0.75%
-53.18
LQ45
999.32
-0.93%
-9.39
HSI
19496.09
-2.54%
-507.35
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
15264.79
-0.27%
-41.01
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
855,441 / gram

Ibu dan Anak Gubernur Anies Positif Covid-19

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Kamis, 23 Juni 2022 10:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengabarkan bahwa ibunya dan salah satu anaknya saat ini positif covid-19.
Ibu dan Anak Gubernur Anies Positif Covid-19 (FOTO: MNC Media)
Ibu dan Anak Gubernur Anies Positif Covid-19 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengabarkan bahwa ibunya, Aliyah Rasyid Baswedan dan salah satu anaknya saat ini positif covid-19. Ia menghimbau agar masyarakat segera melakukan vaksinasi dan booster mengingat kembali melonjaknya kasus covid.

"Di rumah saya hari ini ada dua yang positif Covid-19, satu ibu saya satu anak saya. Tapi dua duanya tidak mengalami gejala apapun dan ibu saya usianya 82 tahun tapi beliau juga karena di tes jadi tahu, kalau tidak di tes juga tidak akan tahu. Jadi kami merasakan juga bahwa ya memang positif, tapi tidak ada gejala sedikit pun apapun tidak ada," kata Anies kepada awak media di Kawasan ITC Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022).

Anies menambahkan bahwa keduanya telah vaksin booster. Oleh sebab itu, Ia mengajak masyarakat yang belum mendapat vaksinasi ketiga atau booster segera mendatangi fasilitas kesehatan yang telah tersedia.

"Beliau sudah mengalami vaksin booster, nah kami mendorong kepada semua kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin ketiga yuk ambil jadi datengi fasilitas kesehatan," ujarnya.

Lebih lanjut, eks Mendikbud itu bakal terus menggenjot vaksinasi agar tidak mengalami infeksi dan menjalani perawatan khusus.

"Kami akan terus genjot kami akan terus jangkau dengan begitu harapannya nanti kalau pun terpapar maka tidak mengalami infeksi yang membuat harus menjalani perawatan khusus," tutup Anies. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD