Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai IPH tingkat kabupaten/kota pada Minggu pertama Maret 2026, mayoritas daerah masih mencatatkan harga komoditas pangan berada di bawah HAP maupun HET.
Pada komoditas cabai rawit, misalnya, tercatat 164 kabupaten/kota atau sekitar 31,90 persen yang memiliki harga di atas HAP. Sementara 350 kabupaten/kota atau sekitar 68,10 persen masih berada di bawah harga acuan.
Untuk cabai merah keriting, hanya 20 kabupaten/kota atau sekitar 3,89 persen yang mencatatkan harga di atas HAP, sedangkan 494 kabupaten/kota atau sekitar 96,11 persen masih berada di bawah HAP.
Kondisi serupa juga terjadi pada bawang merah, dengan 23 kabupaten/kota atau 4,47 persen berada di atas HAP dan 491 kabupaten/kota atau sekitar 95,53 persen masih berada di bawah harga acuan.
Pada komoditas bawang putih, terdapat 47 kabupaten/kota atau sekitar 9,14 persen yang mencatatkan harga di atas HAP, sementara 467 kabupaten/kota atau sekitar 90,86 persen masih berada di bawah acuan.