AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Impor Gula Rafinasi Naik 200 Ribu Ton, Komisi VII DPR Akan Panggil Menperin

ECONOMICS
Tim IDXChannel
Senin, 10 Januari 2022 07:54 WIB
Kementerian Perindustrian telah menetapkan kuota impor Gula Mentah untuk bahan baku Gula Rafinasi tahun 2022 sebesar 3,4 juta ton atau naik 200 ribu ton.
Kementerian Perindustrian telah menetapkan kuota impor Gula Mentah untuk bahan baku Gula Rafinasi tahun 2022 sebesar 3,4 juta ton. (Foto: MNC Media)
Kementerian Perindustrian telah menetapkan kuota impor Gula Mentah untuk bahan baku Gula Rafinasi tahun 2022 sebesar 3,4 juta ton. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah dalam hal ini diwakili Kementerian Perindustrian telah menetapkan kuota impor Gula Mentah untuk bahan baku Gula Rafinasi tahun 2022 sebesar 3,4 juta ton atau naik 200 ribu ton dari tahun sebelumnya. Kebijakan ini mendapat sorotan dari Komisi VII selaku mitra kerja Kementerian Perindustrian RI.

"Meningkatnya impor gula mentah untuk bahan baku gula rafinasi ini merupakan antitesa dari semangat Presiden Jokowi untuk mengurangi impor bahan baku industri dengan tujuan penguatan petani tebu Indonesia" ujar anggota DPR  Bambang Haryadi kepada wartawan. 

"Menurunnya semangat petani tebu salah satunya karena membanjirnya impor gula mentah untuk bahan baku Industri gula" kata wakil ketua komisi VII itu

"Kami akan meminta penjelasan Kemenperin atas peningkatan kuota impor gula mentah bahan baku gula rafinasi, karena ini akan sangat membebani petani tebu kedepan" ucap politisi Gerindra tersebut

"Dulu era tahun 1930-an Indonesia dinobatkan sebagai negara pengekspor gula terbesar didunia. Dan ironisnya, kondisi saat ini berbanding terbalik yang mana Indonesia ditempat sebagai Negara pengimpor gula terbesar di dunia" ungkapnya

"Kami meyakini bahwa Presiden Jokowi sangat concern (perhatian) terhadap penggunaan bahan baku dalam negeri, dan beliau ingin industri gula kedepan akan dipasok oleh petani tebu Indonesia sendiri dan juga untuk mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai produsen gula terbesar dunia," ujarnya (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD