sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Indonesia dan Australia Perkuat Kerja Sama Pangan Lewat Ekspor Urea 47.250 Ton

Economics editor Shifa Nurhaliza Putri
24/06/2026 20:10 WIB
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan keberhasilan pengiriman tersebut mencerminkan upaya perseroan dalam meningkatkan daya saing industri.
Indonesia dan Australia Perkuat Kerja Sama Pangan Lewat Ekspor Urea 47.250 Ton. (Foto: Ilustrasi)
Indonesia dan Australia Perkuat Kerja Sama Pangan Lewat Ekspor Urea 47.250 Ton. (Foto: Ilustrasi)

Sebagai produsen pupuk dengan kapasitas mencapai 14,8 juta ton per tahun, Pupuk Indonesia memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus mendukung kebutuhan pasar regional.

Pada 2026, produksi urea Pupuk Indonesia ditargetkan mencapai 7,8 juta ton, sementara kebutuhan domestik diperkirakan sekitar 6,3 juta ton. Dengan demikian, masih terdapat ruang yang memadai untuk melakukan ekspor tanpa mengganggu pasokan bagi petani dalam negeri.

"Arahan Bapak Presiden adalah memenuhi terlebih dahulu kebutuhan pupuk dalam negeri untuk para petani kita. Kapasitas produksi yang dimiliki Indonesia memang lebih besar dibandingkan kebutuhan petani di dalam negeri," ujar Rahmad.

Kemampuan Indonesia untuk mendukung kebutuhan pupuk kawasan juga ditopang oleh kondisi pasokan domestik yang kuat.

Hingga 22 Juni 2026, stok pupuk bersubsidi nasional tercatat mencapai 1,23 juta ton, sementara realisasi penyaluran pupuk bersubsidi telah mencapai 4,61 juta ton, meningkat 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement