“Masa depan kemitraan ini terletak pada bekerja, berinovasi, dan bertumbuh bersama, membentuk masa depan penuh kemakmuran, tidak hanya bagi kedua negara tetapi juga kawasan Indo-Pasifik,” ujar Airlangga.
MoU ini juga menjadi bagian dari pembaruan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), yang akan memperluas akses pasar, memperkuat kolaborasi ekonomi, dan memodernisasi kerangka kerja sama bilateral.
Turut hadir dalam forum ini antara lain Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Rosan Roeslani, Parliamentary Vice-Minister of Economy, Trade and Industry Japan Komori Takuo, Chairman & CEO JETRO Norihiko Ishiguro, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, serta perwakilan dari METI Japan, Keidanren, dan JETRO.
Dengan penandatanganan MoU ini, Indonesia dan Jepang menegaskan komtmen untuk memperkuat kemitraan strategis, mendorong investasi berkualitas, dan membangun masa depan yang lebih hijau, inovatif, dan berkelanjutan.
(Shifa Nurhaliza Putri)