Selain itu, sigaret kretek mesin (SKM) menyumbang inflasi sebesar 0,08 persen, diikuti cabai merah 0,07 persen, bawang merah 0,06 persen, serta sigaret kretek tangan (SKT) dan daging sapi yang masing-masing memberikan andil 0,04 persen.
Komoditas lain yang turut menyumbang inflasi tahunan antara lain jeruk, sigaret putih mesin (SPM), dan pepaya dengan kontribusi masing-masing sebesar 0,03 persen.
Sebaliknya, beberapa komoditas masih menahan laju inflasi. Bawang putih menjadi penyumbang deflasi terbesar dengan andil 0,06 persen, sementara kelapa, daging babi, dan kentang masing-masing memberikan andil deflasi sebesar 0,01 persen.
Secara bulanan (month-to-month/mtm), kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang inflasi sebesar 0,12 persen pada Mei 2026.
Cabai merah menjadi komoditas dengan kontribusi inflasi bulanan terbesar sebesar 0,08 persen. Selanjutnya diikuti minyak goreng dan bawang merah yang masing-masing menyumbang 0,04 persen, serta tomat sebesar 0,03 persen.