Beras turut memberikan andil inflasi bulanan sebesar 0,02 persen. Sementara SKM, sawi hijau, cabai rawit, ketimun, SPM, jeruk, dan air kemasan masing-masing menyumbang inflasi sebesar 0,01 persen.
Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga yang menahan kenaikan inflasi bulanan. Daging ayam ras menjadi penyumbang deflasi terbesar sebesar 0,06 persen, diikuti telur ayam ras 0,05 persen dan ikan segar 0,04 persen. Adapun bawang putih, kangkung, dan bayam masing-masing menyumbang deflasi sebesar 0,01 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga pangan masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi inflasi nasional, terutama dari komoditas bahan makanan pokok seperti beras, ikan segar, minyak goreng, dan aneka cabai.
(Shifa Nurhaliza Putri)