AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Ingat ya! Jeroan Ternak yang Terjangkit PMK Tak Bisa Dikonsumsi

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Kamis, 12 Mei 2022 11:07 WIB
Mentan mengimbau tak semua bagian daging ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bisa dikonsumsi.
Mentan mengimbau tak semua bagian daging ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bisa dikonsumsi.
Mentan mengimbau tak semua bagian daging ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bisa dikonsumsi.

IDXChannel - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengimbau tak semua bagian daging ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bisa dikonsumsi. Untuk itu, masyarakat diminta untuk jeli. 

Mentan mengatakan bagian daging yang tidak boleh dikonsumsi masyarakat adalah organ dalam atau jeroan dan bagian mulut seperti bibir dan lidah. Sementara dagingnya, masih bisa dikonsumsi.

“Jeroan dan bagian mulut seperti bibir dan lidah ternak yang terkena PMK tidak bisa dikonsumsi. Tapi yang lain masih bisa direkomendasikan, dagingnya pun masih bisa dimakan,” ujarnya, dikutip Kamis (12/5/2022).

Mentan SYL menjelaskan, PMK adalah penyakit yang penyebarannya sangat cepat melalui udara dan kontak langsung. Hanya hewan jenis kuku berbelah seperti sapi, kerbau, kambing, dan babi yang bisa terjangkit. 

Ia pun menegaskan, penyakit ini tidak bisa menyerang manusia. Pihaknya terus bekerja keras untuk meminimalisir penyebaran. 

"Kita harus maksimal melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa penyakit ini tidak menular pada manusia, dan pernyataan ini diperkuat oleh Menkes (Menteri Kesehatan)," ungkapnya.

"Kami juga berharap agar masyarakat tidak panik," sambung Mentan.

Untuk diketahui, Mentan telah menetapkan dua daerah yang diserang wabah PMK pada hewan ternak yaitu Kabupaten Aceh dan Kabupaten di Jawa Timur. 

Untuk Kabupaten Aceh yakni Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Sementara Jawa Timur terdiri dari Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Mojokerto.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD