AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Ingin Tabungan Masa Depan? Intip Cara Memilih Properti Yang Menguntungkan Yuk

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 14 Mei 2021 14:48 WIB
Intip cara memilih properti yang menguntungkan selagi muda karena tak sedikit kaum milenial yang sedang berlomba-lomba melakukan investasi untuk hari tua.
Ingin Tabungan Masa Depan? Intip Cara Memilih Properti Yang Menguntungkan Yuk. (Foto : MNC Media)

IDXChannel – Intip cara memilih properti yang menguntungkan selagi muda karena tak sedikit kaum milenial yang sedang berlomba-lomba melakukan investasi untuk hari tua.

Investasi properti ada banyak macamnya, bisa berupa kendaraan atau rumah. Investasi properti paling digemari yaitu dalam bentuk perumahan karena dianggap lebih menguntungkan dalam jangka panjang.

Keberhasilan memiliki properti pertama adalah hal yang paling membanggakan bagi investor pemula. Agar dapat mencapai keberhasilan yang dituju Anda perlu mengatur strategi yang tepat untuk mencapai tujuan.

Sebagai pemula sebaiknya Anda tidak mengambil langkah terburu-buru karena banyak hal yang harus dipelajari sebelum memulai investasi properti. Mengutip berbagai sumber, Jumat (14/5/2021), cara memilih properti yang menguntungkan:

  1. Memilih Lokasi yang Tepat

Lokasi adalah salah satu hal yang harus ditentukan terlebih dahulu sebelum Anda hendak membeli rumah atau memulai bisnis properti. Orang-orang biasanya memutuskan untuk mulai membangun rumah karena lokasi strategis.

Atas pertimbangan itulah lokasi menjadi faktor utama yang harus diperhatikan untuk memulai investasi properti. Lokasi juga sangat mempengaruhi harga jual properti, lokasi strategis mudah dijangkau dan dekat dengan pusat keramaian menjadikan sebuah rumah memiliki harga jual yang tinggi.

  1. Mempersiapkan Dana

Selain menentukan lokasi, biaya juga menjadi salah satu faktor yang menentukan orang melakukan investasi properti. Anda harus mempersiapkan dana untuk menanggung biaya pokok dan biaya lain yang menjadi kewajiban.

Adakalanya jumlah yang dikeluarkan tidak sedikit dan membuat investor pemula terkejut. Berikut beberapa biaya yang harus disiapkan sebelum mulai melakukan investasi properti.

  1. Biaya Tanda jadi

Biaya tanda jadi akan ditentukan oleh pengembang. Namun jika membeli properti melalui pasar sekunder maka biaya tanda jadi ditentukan oleh penjual properti. Biaya tanda jadi adalah bentuk kejelasan Anda membeli rumah atau biasa disebut dengan booking fee.

  1. Uang Muka

Setelah Anda mengeluarkan biaya tanda jadi, kewajiban selanjutnya yaitu menyiapkan uang muka. Anda diharuskan melunasi uang muka jika membeli rumah melalui pihak pengembang. Sedangkan jika Anda membeli melalui pasar sekunder, uang muka ditaksir sebesar 20%-50% sesuai ketentuan pihak bank.

  1. Angsuran

Untuk pemula, investasi properti biasanya dilakukan dengan cara kredit atau cicil selama beberapa tahun kedepan dengan membayar uang angsuran setiap bulannya. Besarnya angsuran ditentukan atas kesepakatan Anda dan pihak bank, namun jumlahnya tidak akan melebihi besarnya penghasilan Anda dan pasangan.

  1. Pilih Pengembang yang Terpercaya

Sebelum mulai melakukan investasi properti, penting bagi Anda untuk mengetahui latar belakang pengembang properti yang hendak Anda beli. Jangan lantas mudah percaya dengan pengembang yang sudah terkenal.

Pastikan performanya juga baik dan dapat dipercaya. Pilihlah pengembang yang memiliki minimal 5 tahun pengalaman dalam bidang properti. Seluruh informasi mengenai pengembang biasanya bisa didapatkan melalui website terkait.

  1. Cek Harga Pasar

Jangan terburu-buru saat hendak membeli properti. Banyak hal yang harus ditinjau ulang sebelum memutuskan membeli. Salah satu hal yang harus Anda perhatikan yaitu harga pasar yang sedang berlaku. Anda harus mengetahui harga pasaran sebuah rumah yang hendak dibeli.

Melakukan pengecekan harga pasar bisa melalui online atau melakukan riset langsung. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan harga terbaik untuk investasi properti Anda.

  1. Fasilitas yang Memadai

Setelah cek harga pasar, Anda juga harus mengetahui fasilitas apa saja yang disediakan oleh pengembang. Fasilitas yang memadai juga akan meningkatkan harga jual properti. Perhatikan ketersediaan fasilitas internal dan eksternal. Fasilitas internal antara lain tempat ibadah, arena olahraga, area bermain dan standar infrastruktur seperti gerbang perumahan.

Sementara fasilitas eksternal adalah fasilitas yang ada di sekeliling perumahan seperti pusat perkantoran, sekolah, rumah sakit dan pusat perbelanjaan. Hal ini sangat penting diperhatikan oleh Anda yang baru memulai melakukan investasi properti.

  1. Persetujuan KPR

Biasanya orang-orang akan berusaha mendapat persetujuan KPR guna meringankan pembayaran rumah. KPR juga menjadi hal yang memudahkan untuk investor pemula melakukan investasi properti.

Memiliki persetujuan KPR membuat agen perumahan atau vendor yakin mengenai minat Anda dalam membeli rumah dan melakukan investasi properti. Selain itu KPR juga mencegah kegagalan transaksi jual beli rumah antara Anda dan agen perumahan.

  1. Pilih Tenor yang Sesuai Dengan Kemampuan Anda

Saat Anda mengajukan KPR pihak bank akan menawarkan berbagai macam tenor. Tenor yang ditawarkan berkisar antara 5 hingga 10 tahun. Ketersediaan tenor akan dihitung oleh pihak bank berdasarkan kemampuan Anda.

Jangan memaksakan memilih tenor pendek jika Anda belum siap secara finansial, perlu diingat investasi properti adalah investasi jangka panjang yang menguntungkan.

  1. Surat Pembelian Tanah

Hal lain yang harus diperhatikan saat melakukan investasi properti yaitu memastikan sertifikat tanah yang dikeluarkan oleh pengembang sah secara hukum. Sebagai investor pemula, Anda harus jeli dalam memilih unit perumahan sebagai investasi properti. 

Anda bisa menanyakan hal tersebut melalui notaris yang mengurus akta tanah. Surat-surat tersebut akan menentukan status tanah kavling yang Anda miliki dan keseluruhan kavling perumahaan.

  1. Mempersiapkan Dana Tambahan

Saat melakukan transaksi jual beli properti, Anda harus mempersiapkan dana lebih karena tidak menutup kemungkinan akan ada biaya tambahan yang harus ditanggung dalam proses pembelian investasi properti. Berikut beberapa biaya tambahan yang mungkin muncul dalam transaksi jual beli properti. (FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD