AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Ini Daftar Negara yang Bangkrut Akibat Utang

ECONOMICS
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Sabtu, 23 April 2022 15:27 WIB
Ada beberapa negara yang bangkrut akibat utang dan mengalami krisis ekonomi yang menyengsarakan.
Ini Daftar Negara yang Bangkrut Akibat Utang. (Foto: MNC Media)
Ini Daftar Negara yang Bangkrut Akibat Utang. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Ada beberapa negara yang bangkrut akibat utang. Perekonomian negara ini kacau balau akibat gagal membayar utang luar negeri yang jumlahnya sangat besar. 
Kebangkrutan negara-negara ini tentu harus menjadi pelajaran bagi negara lain dalam mengelola utang. Pasalnya, jika salah langkah, bukan tidak mungkin sebuah negara bisa hancur karena utang. 

Oleh karena itu, IDXChannel merangkum beberapa negara yang bangkrut akibat utang seperti berikut ini. Yuk, simak!

Enam Negara yang Bangkrut Akibat Utang

1. Sri Lanka

Baru-baru ini, Sri Lanka juga menyatakan bangkrut setelah gagal bayar utang luar negerinya. Pada 12 April 2022, pemerintah Sri Lanka mengumumkan gagal bayar utang senilai USD51 miliar atau setara dengan Rp732 trilliun yang dipinjam dari luar negeri. 

Krisis yang terjadi di Sri Lanka ini berlangsung sejak akhir Maret 2022 kemarin. Setelah menyatakan bangkrut, pemerintah mendesak warganya yang berada di luar negeri untuk mengirimkan uang demi membantu membeli kebutuhan pokok dan bahan bakar. Krisis yang terjadi di Sri Lanka ini sangat menyengsarakan warganya. Warga Sri Lanka melakukan protes dan menuntut Presiden Gotabaya Rajapaksa untuk mengundurkan diri. 

2. Zimbabwe

Zimbabwe merupakan salah satu negara yang bangkrut akibat utang. Negara ini terlilit utang hingga USD4,5 miliar atau Rp64,8 triliun pada 2008. Tingkat pengangguran di negara ini juga melonjak hingga 80 persen. Tak hanya itu, masyarakat Zimbabwe berhenti membayar pajak dan menggunakan bank. Mereka tak lagi menggunakan mata uang nasional sebagai alat transaksi jual beli. 

3. Ekuador

Ekuador menolak melakukan pembayaran utang pada tahun 2008 lalu. Pemerintah Ekuador menilai bahwa hedge fund dari Amerika Serikat tidak bermoral.  Meski sebenarnya negara ini mampu membayar utang yang mencapai USD10 miliar atau Rp144 triliun tersebut, namun pemerintah negara ini memilih untuk tak membayarnya. Hal ini lantaran pemerintah menganggap bahwa utang tersebut adalah hasil dari pemerintah sebelumnya yang korup. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD