IDXChannel - Pemerintah Indonesia mulai mempertimbangkan opsi membeli minyak Rusia lantaran harganya murah dibandingkan dengan harga minyak international.
Sebelumnya, China dan India sudah lebih dulu membeli minyak mentah Rusia dengan harga diskon tersebut.
Pengamat Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi mengatakan ada banyak dampak negatif jika pemerintah ngotot beli minyak Rusia. Mulai dari, Indonesia akan dituduh membiayai perang Rusia, hingga besarnya biaya risiko yang timbul.
“Kan baru mempertimbangkan, belum memutuskan, kalau diputuskan, berarti ini adalah keputusan yang bodoh. Karena, diluar itu ada beberapa biaya yang nantinya akan terjadi, seperti biaya angkut, risiko, hingga tuduhan membiayai perang Rusia,” kata Fahmi kepada wartawan, Rabu (14/9/2022).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertimbangkan untuk membeli minyak mentah asal Rusia. Pertimbangan ini diambil karena Moskow menawarkan diskon besar-besaran, dimana harganya jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar minyak international.