sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ini Dampak Negatif Jika RI Beli Minyak di Rusia, Salah Satunya Biaya Lebih Mahal

Economics editor Rizky Fauzan
14/09/2022 10:48 WIB
Minyak Rusia belum tentu sesuai dengan kilang minyak di Indonesia
Ini Dampak Negatif Jika RI Beli Minyak di Rusia, Salah Satunya Biaya Lebih Mahal (FOTO:MNC Media)
Ini Dampak Negatif Jika RI Beli Minyak di Rusia, Salah Satunya Biaya Lebih Mahal (FOTO:MNC Media)

"Semua opsi selalu kami pantau. Kalau ada negara dan mereka memberikan harga yang lebih baik, tentu saja. Ada kewajiban bagi pemerintah untuk mencari berbagai sumber untuk memenuhi kebutuhan energi rakyatnya," kata Presiden Joko Widodo kepada Financial Times.

Fahmi membeberkan, biaya yang dibebankan tersebut mencakup biaya angkut yang lebih mahal karena lokasinya yang lebih jauh. 

Kemudian, ada risiko akan dihadang oleh aktifis Greenpeace, seperti yang sempat terjadi pada April 2022 lalu, dimana sejumlah aktivis Greenpeace menghadang kapal tanker Pertamina International Shipping bernama Pertamina Prime.

“Biaya-biaya risiko seperti ini, merupakan risikonya. Belum lagi, diplomatic cost dimana AS yang munkin saja akan melarang ekspor komoditasnya ke Indonesia, yang juga akan mendorong kerugian negara. Jadi, meskipun ada diskon 30 persen, belum tentu itu bisa dinikmati semua, karena biaya-biaya tadi,” katanya.

Fahmy juga mengungkapkan, dengan membeli minyak mentah Rusia, belum tentu akan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Karena, bisa saja minyak Rusia tidak sesuai dengan kilang minyak yang ada di RI.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement