Pada tahun ini, InJourney Airports melanjutkan transformasi melalui revitalisasi Terminal 1A. Proyek tersebut akan meningkatkan kapasitas terminal dari 5,7 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun, sekaligus menghadirkan fasilitas yang lebih modern dan nyaman.
Selain itu, pembenahan Terminal 3 juga terus dilakukan melalui penyempurnaan area komersial, penataan ruang tunggu keberangkatan, perbaikan interior area check-in, hingga peningkatan berbagai fasilitas umum.
Di sisi layanan, InJourney Airports juga membentuk CX Academy untuk meningkatkan kompetensi petugas layanan (frontliner) agar mampu memberikan pelayanan berstandar internasional.
Sementara itu, berbagai rekomendasi dari Skytrax juga terus ditindaklanjuti, mulai dari revitalisasi sistem informasi penerbangan (Flight Information Display System atau FIDS), optimalisasi situs web bandara, hingga peningkatan pemeliharaan sarana dan prasarana.
Dengan rangkaian transformasi tersebut, InJourney Airports optimistis Bandara Soekarno-Hatta mampu meningkatkan daya saingnya di tingkat global dan mencapai target masuk 10 besar bandara terbaik dunia pada 2029.
(Rahmat Fiansyah)