IDXChannel- Investor asing ramai-ramai menjual saham-sahamnya di Jepang dalam sepekan terakhir. Nilai transaksinya mencapai 587,6 miliar yen atau sekitar Rp61 triliun.
Dikutip dari Channel News Asia, Kamis (19/12/2024), langkah para investor itu disebabkan kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan Bank sentral Jepang.
Federal Reserve menurunkan suku bunga seperti yang diharapkan pada hari Rabu. Namun, The Fed mengisyaratkan laju yang lebih lambat untuk penurunan di tahun depan.
Situasi ini mendorong aksi jual ekuitas global pada hari Kamis, termasuk saham Jepang. Menurut data dari Kementerian Keuangan Jepang, investor asing menarik 587,6 miliar yen atau sekitar Rp61 triliun dari saham-saham Jepang selama sepekan hingga 14 Desember 2024.
Lalu, Indeks Nikkei telah turun sekitar 1,93 persen minggu ini. Hal ini kontras dengan kenaikan ke level tertinggi dua bulan di 40.091,55 pada awal Desember.