IDXChannel - Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 30 Maret hingga 2 April 2026 menunjukkan volatilitas tinggi, dengan sejumlah saham mencatat kenaikan tajam sekaligus penurunan signifikan dalam waktu singkat.
Pada jajaran top gainers, Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) memimpin dengan lonjakan hingga 118,90 persen dari level 635 menjadi 1.390. Kenaikan signifikan juga terjadi pada Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) yang melonjak 63,10 persen ke level 137, serta MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang menguat 60,58 persen ke level 835.
Selain itu, saham Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik 57,39 persen ke level 905, Asia Pramulia Tbk (ASPR) menguat 44,26 persen ke level 264, serta VERN dan BLES masing-masing mencatat kenaikan 27,45 persen dan 25,20 persen ke level 264 dan 130.
Di sisi lain, tekanan tajam terjadi pada kelompok top losers. Saham Remala Abadi Tbk (DATA) mencatat penurunan terdalam sebesar 39,94 persen, dari 3.630 menjadi 2.180. Disusul saham PP Presisi Tbk (PPRE) yang turun 38,69 persen ke level 103, dan Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) yang melemah 32,94 persen ke level 456.
Penurunan juga dialami saham Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) sebesar 27,56 persen ke level 92, Sat Nusapersada Tbk (PTSN) turun 20,63 persen ke level 300, serta LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) yang terkoreksi 19 persen ke level 98.