IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam hingga penutupan sesi I perdagangan Kamis (2/4/2026), seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik Timur Tengah yang menekan selera risiko investor.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG merosot 1,25 persen ke level 7.094,53. Sebanyak 463 saham melemah, 234 saham menguat, dan 261 saham stagnan.
Dalam sepekan, IHSG tercatat turun 2,84 persen, sementara dalam sebulan terakhir terkoreksi dalam hingga 13,85 persen.
Tekanan terhadap indeks datang dari saham-saham konglomerat seperti Grup Barito, Grup Bakrie, Merdeka, hingga bank-bank besar yang bergerak di zona merah.
Sentimen negatif dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Presiden Amerika (AS) Serikat Donald Trump memberi sinyal serangan militer lanjutan terhadap Iran, yang kembali memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.