sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Investor Global Percaya Fundamental Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Konflik Timteng

Economics editor Rohman Wibowo
14/04/2026 16:17 WIB
Kepercayaan tersebut tercermin dari dua pengakuan internasional dalam waktu berdekatan, yakni proyeksi Asian Development Bank (ADB) dan penilaian FTSE Russell.
Investor Global Percaya Fundamental Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Konflik Timteng
Investor Global Percaya Fundamental Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Konflik Timteng

IDXChannel - Investor global tetap percaya terhadap fundamental ekonomi Indonesia di tengah konflik Timur Tengah dan tekanan global.

Kepercayaan tersebut tercermin dari dua pengakuan internasional dalam waktu berdekatan, yakni proyeksi Asian Development Bank (ADB) dan penilaian lembaga indeks global FTSE Russell.

"Di tengah lingkungan eksternal yang penuh tantangan, Indonesia membuktikan bahwa kestabilan fundamental domestik merupakan jangkar yang efektif dalam menjaga kepercayaan investor jangka panjang," kata Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto, Selasa (14/4/2026).

Dia menambahkan, penilaian dua lembaga multilateral sebagai landasan optimisme pemerintah menata perekonomian.

Seperti proyeksi pertumbuhan disampaikan oleh ADB yang memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,2 persen pada 2026 dan 2027 atau naik dari realisasi 5,1 persen setahun sebelumnya. 

Sementara itu, lembaga indeks global FTSE Russell juga resmi mempertahankan status pasar modal Indonesia sebagai Secondary Emerging Market.

Secara eksplisit, FTSE Russell menyatakan tidak mempertimbangkan Indonesia untuk dimasukkan ke dalam Watch List penurunan status.

Haryo menitikberatkan proyeksi ADB untuk Indonesia didasarkan pada skenario stabilisasi dini konflik Timur Tengah, dan berada signifikan di atas proyeksi subregional Asia Tenggara yang hanya 4,7 persen pada 2026.

Hal ini mencerminkan kekuatan struktural yang membedakan Indonesia dari mayoritas peers-nya di kawasan.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement